Berhaji, Berikut Rukun dan Syarat yang Harus Dipenuhi

KENDARINEWS.COM—Setiap tahunnya, umat Muslim di seluruh penjuru dunia berbondong-bondong menuju Tanah Suci Mekah dan Madinah untuk menunaikan kewajiban yang sangat agung ini. 

Ibadah haji bukan hanya sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang menguji ketekunan dan kesabaran seorang Muslim. 

Dalan Ibadah haji, ada rukun-rukun yang harus dipenuhi agar tercapainya haji yang mabrur.

Rukun haji adalah pilar-pilar penting yang harus dilaksanakan oleh setiap jamaah haji.

Haji Mabrur adalah haji yang diterima dan diikhlaskan hanya kepada Allah SWT. karena ibadah hajinya telah dilakukan dengan baik dan benar serta dengan bekal yang halal, suci dan bersih. 

Terdapat lima rukun haji, yaitu:

1. Ihram

Ihram adalah keadaan suci yang ditandai dengan memakai pakaian khusus bagi laki-laki, yaitu kain putih yang menutupi seluruh tubuh.

Ihram dimulai dengan niat yang tulus untuk melaksanakan ibadah haji dan memasuki miqat, yaitu batas wilayah tertentu di sekitar Mekah.

2. Wukuf di Arafah

Wukuf di Arafah merupakan puncak ibadah haji. Setelah tiba di Mekah, jamaah haji berangkat ke Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Di sana, mereka berdiri di Padang Arafah dari waktu Zuhur hingga Maghrib, berdoa, memohon ampunan, dan merenungkan kebesaran Allah SWT.

3. Tawaf

Setelah wukuf di Arafah, jamaah haji kembali ke Mekah untuk melakukan tawaf. Tawaf adalah mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali mengikuti arah jarum jam, dimulai dari Hajar Aswad (batu hitam) di sudut Ka’bah. Tawaf melambangkan cinta dan pengabdian kepada Allah SWT.

4. Sa’i

Setelah tawaf, jamaah haji melakukan sa’i, yaitu berlari-lari kecil antara bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali. Sa’i mengingatkan kita pada Hajar (istri Nabi Ibrahim) yang mencari air di antara bukit-bukit tersebut untuk anaknya, Ismail. Sa’i merupakan simbol kesabaran dan ketekunan dalam mencapai tujuan.

5. Tahallul

Tahallul adalah tahap terakhir dalam rukun haji. Setelah menyelesaikan tawaf dan sa’i, jamaah haji memotong atau mencukur sedikit rambut mereka. 

Tahallul menandai berakhirnya ihram dan memungkinkan jamaah haji untuk melakukan aktivitas yang sebelumnya dilarang dalam ihram.

Syarat Ibadah Haji:

Selain memahami rukun haji, seorang Muslim juga perlu mengetahui syarat-syarat yang harus dipenuhi sebelum melaksanakan ibadah haji. 

Berikut adalah beberapa syarat ibadah haji yang perlu dipenuhi:

1. Islam: Syarat utama untuk melaksanakan ibadah haji adalah menjadi seorang Muslim. Haji adalah ibadah yang ditujukan khusus bagi umat Islam, sehingga hanya mereka yang memeluk agama Islam yang dapat menunaikannya.

2. Akal Sehat: Seseorang yang akan melaksanakan haji harus memiliki akal sehat dan mampu berpikir secara rasional. Hal ini penting untuk memahami arti dan makna ibadah haji serta dapat menjalankan rukun-rukun haji dengan kesadaran penuh.

3. Baligh: Syarat lainnya adalah mencapai usia baligh, yaitu usia dewasa yang ditandai dengan tumbuhnya bulu pada kemaluan dan kemampuan untuk melaksanakan ibadah dengan penuh tanggung jawab. Seorang Muslim yang belum baligh tidak diwajibkan untuk melaksanakan ibadah haji.

4. Kesehatan yang Cukup: Ibadah haji melibatkan perjalanan fisik yang melelahkan, termasuk berjalan jauh dan berada di tempat-tempat dengan kondisi lingkungan yang berbeda. Oleh karena itu, seseorang harus memiliki kesehatan yang cukup untuk menjalani perjalanan ini. 

Jika ada kondisi kesehatan yang serius atau membahayakan, seseorang dapat ditunda untuk melaksanakan ibadah haji.

5. Kekayaan yang Cukup: Salah satu syarat penting untuk melaksanakan ibadah haji adalah memiliki kekayaan yang cukup. Seorang Muslim harus memiliki sumber daya finansial yang memadai untuk membayar biaya perjalanan, akomodasi, makanan, dan kebutuhan selama berada di Tanah Suci. 

Hal ini termasuk dalam konsep zakat haji, yaitu memberikan sumbangan yang wajib bagi mereka yang mampu.

6Izin: Untuk melaksanakan ibadah haji, seseorang juga perlu memiliki izin dari pemerintah negara tempat tinggalnya.

Hal ini melibatkan proses administrasi seperti pengurusan visa haji, pembayaran haji dan persiapan dokumen perjalanan yang diperlukan. (Fin/kn) 

Tinggalkan Balasan