Perkuat Kolaborasi Global, FK UHO Jalin Kerja Sama dengan MSU Malaysia dan Unkhair

KENDARINEWS. COM— Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo (FK UHO) kembali melangkah maju memperkuat posisinya di kancah akademik internasional. Melalui serangkaian kegiatan strategis di Aula Hipocrates, FK UHO resmi memperluas jejaring kerja sama dengan International Medical School Management and Science University (MSU) Malaysia serta Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Khairun (Unkhair). Rangkaian kegiatan ini mencakup penandatanganan nota kesepahaman, pengabdian masyarakat, hingga kuliah pakar bertaraf dunia.

Momen penting diawali dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang menjadi landasan kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia. Acara ini dihadiri Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Internasional UHO, Prof. Dr. Ir. H. Takdir Saiki, M.Si; Dekan FK UHO, Dr. dr. I Putu Sudayasa, M.Kes; Regional Manager Indonesia Global Affairs MSU, Mohd Hairulnizam Ibrahim; serta Wakil Dekan I Bidang Akademik FKIK Unkhair, dr. Nur Upik En Masrika, M.Biomed.

Kerja sama ini tidak sekadar kesepakatan di atas kertas, namun langsung diwujudkan dalam bentuk kegiatan nyata. Salah satu agenda utama adalah pengabdian masyarakat bertajuk “Kesehatan Atlet Holistik: Membangun Performa Optimal melalui Sport Medicine, Kesehatan Mental, dan Penggunaan Obat serta Suplemen yang Rasional dan Aman.”

Dekan FK UHO, Dr. dr. I Putu Sudayasa, dalam sambutannya menekankan bahwa kesehatan atlet tidak bisa dilihat dari satu sisi saja. Pendekatan holistik yang menggabungkan kesehatan fisik, kesejahteraan mental, hingga pemahaman yang benar mengenai obat dan suplemen menjadi kunci prestasi yang berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan para atlet dan pelatih memahami cara menjaga kebugaran secara utuh dan aman. Edukasi penggunaan suplemen yang rasional sangat penting agar prestasi tinggi diraih tanpa mengorbankan kesehatan,” ujarnya.

Materi disampaikan secara interaktif oleh tim ahli dari MSU Malaysia dan Universitas Khairun, yang menargetkan para atlet dan pelatih UHO dari berbagai cabang olahraga. Peserta diajak memahami penerapan kedokteran olahraga, penanganan kesehatan mental, hingga cara membedakan dan menggunakan suplemen yang aman sesuai aturan.

Tidak hanya berfokus pada olahraga, penguatan kapasitas akademik mahasiswa juga menjadi perhatian utama. Dalam sesi kuliah pakar bertajuk “The Interprofessional Approach Collaboration to Community Health Service”, Mohd Hairulnizam Ibrahim dari MSU Malaysia memaparkan konsep pelayanan kesehatan masa depan.

Ia menjelaskan bahwa penanganan kesehatan masyarakat yang efektif memerlukan kerja sama lintas disiplin ilmu. Dokter, perawat, farmasis, psikolog, ahli gizi, dan tenaga kesehatan lain harus bersinergi untuk memberikan layanan yang komprehensif, efektif, dan berpusat pada kebutuhan masyarakat. Materi ini disambut antusias oleh mahasiswa kedokteran, baik jenjang pendidikan praklinik maupun klinik.

Melalui rangkaian kegiatan ini, FK UHO menegaskan komitmennya mencetak tenaga kesehatan yang tidak hanya cakap secara ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki wawasan global dan kemampuan berkolaborasi. Sinergi dengan mitra dalam dan luar negeri ini menjadi bukti nyata langkah UHO menuju standar pendidikan kedokteran yang unggul, berinovasi, dan berdaya saing internasional.

Tinggalkan Balasan