Stok Hewan Kurban di Sultra Melimpah

KENDARINEWS.COM– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Tanaman  Pangan dan Peternakan memastikan ketersediaan hewan kurban di wilayah Bumi Anoa masih tercukupi untuk memenuhi kebutuhan Idul Adha 1444 Hijriah.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sultra, La Ode  Muhammad Rusdin Jaya mengatakan, jelang idul adha stok sapi dan kambing melimpah. Hal tersebut juga dipengaruhi oleh peningkatan ketersediaan hewan ternak dari tahun ke tahun.

“Ketersediaan hewan ternak sapi dan kambing di Sultra mengalami surplus atau peningkatan dari tahun ke tahun. Dengan kondisi ini, kita pastikan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan hewan kurban,”kata Rusdin.

Dia merinci untuk stok daging sapi potong tahun ini  tersedia 7.671 ekor atau setara dengan 1.173.663 kg atau 1.173 ton. Kemudian untuk kambing sekira 2.481 ekor dan daging ayam untuk idul adha ada 1.097 ton dan telur ayam 627 ton.

“Jadi perkiraan pemasukan ternak dari luar provinsi Sultra yakni dari Sulawesi Selatan dan Jawa Timur paling tinggal telur ayam. Karena kalau telur ayam kita kan banyak masuk dari luar. Tapi untuk sapi dan kambing semua aman. Bahkan total stok kita saat ini jauh lebih tinggi dari tahun kemarin,”bebernya.

Dia menjelaskan, banyaknya stok ternak saat ini di dukung oleh beberapa wilayah di Sultra. Seperti Kabupaten Konawe, Konawe Selatan (Konsel), Kolaka, Kolaka Timur (Koltim), dan Kota Baubau yang memiliki tingkat populasi hewan ternak cukup tinggi. Bahkan wilayah-wilayah itu  bisa memenuhi stok kebutuhan ternak untuk kabupaten dan kota lainnya.

“Jadi kami rutin melakukan kunjungan. Hasil kunjungan kami ke beberapa kabupaten, untuk tingkat peternak sudah memenuhi stok sapi kita untuk idul adha nanti,”bebernya.

Menurutnya, saat ini yang perlu dikhawatirkan bukanlah terkait stok, namun terkait penanganan kesehatanya hewan kurban tersebut. “Sehingga untuk mengantisipasi ini kami terus mendorong vaksinasi untuk seluruh hewan ternak di Sultra terlebih yang akan dipotong saat idul adha. Jadi ada tim dan dokter khusus yang bertugas memastikan kesehatan seluruh hewan kurban di Sultra,”pungkasnya. (rah/kn).

Tinggalkan Balasan