KENDARINEWS.COM-– Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi produk hasil riset Universitas Halu Oleo (UHO) bernama RD Coffee. Produk olahan yang lahir dari tangan Dekan Fakultas Farmasi UHO, Prof. Dr. Ruslin, ini diketahui sudah diproduksi secara industri di Bogor dan pemasarannya telah merambah hingga ke Jayapura, Papua.
Momen penghargaan itu terjadi saat Amran memberikan kuliah umum di kampus setempat. Dalam sesi dialog, Prof. Ruslin memaparkan bahwa lahirnya RD Coffee tak lepas dari inspirasi yang ia dapatkan langsung dari pemikiran dan gaya kepemimpinan Menteri Amran sendiri.
“Sudah lima kali saya mengikuti forum yang dibawakan Pak Menteri. Ada penjelasan beliau yang sangat menggetarkan hati, dari situ saya dapat inspirasi dan melahirkan RD Coffee sebagai bagian dari perjalanan penelitian saya,” ungkap Prof. Ruslin.
Selain materi kepemimpinan, transformasi digital yang gencar dilakukan Kementerian Pertanian di bawah pimpinan Amran juga memicu semangatnya untuk memajukan sistem di lingkungan kampus. Ia mencontohkan bagaimana teknologi yang diterapkan kementerian mampu memantau kondisi daerah secara real-time, hal itu kemudian diadopsi untuk pengembangan riset dan pengelolaan data akademik di UHO.
“Pak Menteri menunjukkan bagaimana teknologi digital bekerja memantau perkembangan di seluruh daerah. Itu jadi inspirasi kuat bagi kami untuk berinovasi di kampus,” tambahnya.
Produk unggulan ini dibanderol sekitar Rp175.000 per dus di pasaran, atau Rp100.000 per dus untuk jalur distributor.
Mendengar angka tersebut, Amran langsung tertarik dan berniat mendukung sekaligus mempromosikan produk tersebut dengan cara membeli dalam jumlah besar.
“Kalau saya beli Rp10 juta, banyak tidak? Kalau begitu saya beli Rp15 juta sekalian untuk saya bagikan-bagikan,” ujar Amran disambut tawa peserta kuliah umum.
Bagi Amran, keberhasilan UHO melahirkan produk yang sudah terjual luas adalah bukti nyata hilirisasi penelitian yang tepat sasaran. Ia menegaskan, inovasi semacam inilah yang menjadi kunci kemandirian bangsa ke depan.
“Saya sangat bangga pada UHO. Inovasi seperti inilah yang kita butuhkan. Saya juga pernah membeli teknologi pertanian hasil riset ITS karena bermanfaat nyata. Hasil riset perguruan tinggi harus sampai ke masyarakat, memberi manfaat, dan memiliki nilai ekonomi,” tegas Mentan Andi Amran Sulaiman.
Selain melahirkan inovasi produk unggulan seperti RD Coffee, Prof. Ruslin juga menuangkan gagasan dan pemikirannya ke dalam sebuah karya tulis berjudul “Digital Leadership Approach”. Buku ini disusun sebagai panduan strategis untuk menerapkan pola dan gaya kepemimpinan yang relevan, efektif, dan adaptif bagi para pemimpin masa kini maupun masa depan, guna menjawab tantangan serta memaksimalkan peluang di tengah era transformasi digital yang kian berkembang pesat.










































