Gubernur Lepas Petugas Haji, Ini Pesannya

KENDARINEWS.COM–Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi secara resmi telah  melepas Keberangkatan Petugas Haji Daerah (PHD), Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Dan Tim Kesehatan Haji Indonesia (PKHI) Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 1444 Hijriyah / 2023 Masehi. Kegiatan berlangsung di Aula Merah Putih Rumah Jabatan Gubernur, kemarin (17/5).

Dalam kesempatan itu, Ali Mazi mengatakan, tahun ini, sesuai laporan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama, Sultra mendapatkan alokasi kuota haji sebanyak 2.019 jama’ah dari Kabupaten/Kota se-Sultra.  Memberangkatkan jama’ah haji dengan jumlah sebanyak itu tentu membutuhkan dukungan personil petugas haji. 

Dimana para petugas haji terdiri dari Petugas Haji Daerah (PHD), Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Tim Kesehatan Haji  Indonesia (TKHI) dan Petugas Pendamping Lansia.

“Saya berharap masing-masing petugas haji dapat memahami tugas dan fungsinya dengan baik dan benar. Apalagi sebelum diberangkatkan para petugas haji ini telah melakukan bimtek yang tentu kita harapkan  dapat menghasilkan output para petugas haji profesional yang lebih memahami tugas dan fungsinya dalam melakukan bimbingan, pembinaan dan pelayanan jama’ah haji Sulawesi Tenggara”kata Politisi Nasdem itu. 

Ia pun berpesan kepada petugas haji yang mendampingi jama’ah haji Sultra. Pertama, perbaiki niat bahwa menunaikan ibadah haji semata-mata untuk mengharapkan pahala dan ridho Allah subhahahu wata’ala.

Kedua, senantiasa menjaga kekompakan dan sinergitas baik dengan jama’ah maupun dengan sesama petugas haji nasional dan petugas haji daerah. 

“Saya yakin dengan kekompokan dan kerjasama yang baik antar petugas haji dan jama’ah dapat mewujudkan penyelenggaraan haji yang tertib, aman dan lancar”, ungkapnya.

Ketiga, selalu menjaga stamina dan kesehatan, mengingat petugas haji memiliki tugas ekstra yang lebih menuntut kebugaran dan kesehatan tubuh.

Keempat, selain niat ibadah haji, jangan lupa para petugas haji juga harus berniat dengan penuh ketulusan dan kesungguhan untuk mengemban amanah sebagai petugas haji, baik pada bidang layanan umum, bidang layanan bimbingan ibadah dan bidang layanan kesehatan dengan senantiasa mengedepankan kepentingan jama’ah dan memberikan prioritas kepada jama’ah haji lansia.

“Terakhir pesan saya yang ke kelima, jangan lupa untuk senantiasa menjaga nama baik bangsa Indonesia, khususnya Sulawesi Tenggara serta turut mendoa’kan untuk keselamatan dan kesejahteraan daerah dan negara Indonesia, ” pungkasnya. 

Sebagai informasi pelepasan petugas haji secara simbolis dilakukan Gubernur dengan memakaikan rompi petugas haji. Dimana petugas haji Sultra Pertama Sekretaris Daerah Prov. Sultra Asrun Lio selaku PHD, Kedua Sitti Hasriani Yusuf selaku PPIH Arab Saudi, Ketiga H. Abdul Azis Baking selaku PPIH Kloter, Keempat dr. Irma Jumiati Rustam selaku TKHI dan Kelima Pendais Hak selaku Petugas Pendamping Lansia. (rah/KN) 

Tinggalkan Balasan