oleh

Eksepresi Orangtua Di Alam Kubur Ketika Diziarahi atau Didoakan Anaknya

-Aneka-76 Dilihat

KENDARINEWS.COM–Apa yang terjadi kepada orang tua ketika kita berziarah ke makam mereka, atau ketika kita mendoakan mereka? Tentu mereka senang dan terhibur. Meski jasadnya sudah usang, ruhorang yang sudah meninggal bisa mengetahui dan mendengar. Ibnu Abud Dunia telah meriwayatkan di dalam Kitabul Qubur melalui Siti Aisyah ra yang mengatakan bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda:

“مَا مِنْ رَجُلٍ يَزُورُ قَبْرَ أَخِيهِ وَيَجْلِسُ عِنْدَهُ، إِلَّا اسْتَأْنَسَ بِهِ وَرَدَّ عَلَيْهِ حَتَّى يَقُومَ”

Latin: Maa min rajulin yazuuru qabra akhiihi wa yajlisu ‘indahu illa sta’nasa bihi waradda ‘alaihi hatta yaquum.

Artinya: Tiada seorang pun yang menziarahi kubur saudaranya, lalu duduk di sisinya melainkan saudaranya itu terhibur dengan kedatangannya dan menjawab salamnya hingga ia bangkit (meninggalkannya). (HR. Ibnu Abdil Barr, Dishahihkan Oleh Ibnu Qayyim Al-Jauziyah).

Bahkan Nabi Saw, mengucapkan salam ketika berziarah kepemakaman Baqi. Tempat pemakaman para sahabat nabi Saw. Nabi Saw mengucapkan : “Semoga keselamatan atas kalian wahai para penghuni (kuburan) dari kaum mukminin. Apa yang dijanjikan Allah kepada kalian niscaya akan kalian dapati esok (pada hari kiamat), dan kami Insya Allah akan menyusul kalian.“ (HR. Muslim, No. 974).

Mayit Berebut Doa

Rais Syuriah PBNU, KH Bahauddin Nursalim yang akrab disapa Gus Baha dalam Kanal Youtube Nuha Channel menjelaskan, para ahli kubur berebutan doa dan Surat Yasin yang dikirimkan dari keluarganya yang masih hidup.

Dalam Kitab I’anatuth Tholibin karya Syeikh Abu Bakar Syatho disebutkan para ahli kubur saling berebut doa dari keluarganya. Ada salah satu ahli kubur yang tidak perlu berebut amalan doa, karena tiap Jumat dikirimkan Surat Yasin dari anaknya. Syeikh Abu Bakar Syatho mimpi bertemu ahli kubur tersebut siapa anaknya yang memiliki amalan Surat Yasin tiap Jumat. Ternyata, anak ahli kubur yang merupakan orang saleh itu adalah penjual sayur di salah satu pasar.

“Setelah didatangi, ternyata benar pemuda itu berjualan sayur. Anaknya membenarkan punya amalan baca Surat Yasin di hari Jumat. Ini mimpi Syeikh Abu Bakar. Mimpi orang saleh ini nyata,” katanya.

Gus Baha menerangkan, semua ayat yang tidak ada gunanya setelah semua orang sudah masuk ke alam akhirat. Tapi, kalau masih di alam kubur atau barzakh, ahli kubur itu masih dapat manfaat dari bacaan Surat Yasin yang ditransfer keluarganya,” kata Gus Baha.

Ibnu Qayyim Al Jauziyah (wafat 751 H) juga menceritakan kisah tentang ziarah kubur dengan membaca surat yasin beserta fadhilahnya atau keajaibannya.

Dalam Kitab-nya Ar Ruh, Ibnu Qayyim sebagaimana diulik Ustazah Marathi Marfuah dalam bukunya berjudul Menggugat Kitab Ar Ruh dijelaskan, bahwa Ibnu Qayyim menyebutkan cerita dari Al-Khallal, dia berkata, “Al-Hasan bin al-Haitsam memberitakan kepada saya, ia berkata, ‘Saya telah mendengar Abu Bakar bin al-Athrasy bin Binti Abi Nadhr bin atTamar:

“Ada seorang laki-laki datang ke kubur ibunya pada hari Jum’at, lalu ia membacakan surat Yasin. Kemudian pada hari lain ia membacakan surat Yasin. Kemudian ia mengatakan, ‘Ya Allah, jika Engkau memberikan balasan pahala untuk bacaan Surat Yasin ini, maka jadikanlah ia untuk para penghuni pekuburan ini’.

Pada hari Jumat berikutnya, ada seorang perempuan datang, ia berkata, ‘Apakah engkau fulan anak si fulanah?’. Laki-laki itu menjawab, ‘Ya’.
Perempuan itu berkata, ‘Sesungguhnya anak perempuan saya telah meninggal dunia, saya melihatnya dalam mimpi, ia duduk di tepi kuburnya’.
Lalu saya bertanya, ‘Apa yang membuatmu duduk di sini?’.
Dia menjawab, ‘Sesungguhnya si fulan anak fulanah datang ke kubur ibunya, ia telah membaca surat Yasin dan ia jadikan balasan pahalanya untuk para penghuni pekuburan ini, maka kami mendapatkannya’, atau, ‘Allah memberikan ampunan untuk kami’, atau seperti itu.

Ibnu Qayyim al-Jauziyyah juga berpendapat bahwa membacakan ayat Al Quran dan pahalanya dikirimkan kepada mayit itu sampai, bukan bid’ah Wallahu A’lam (net/kn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed