Mini Turnamen Futsal Orthophysio, Ajang Uji Coba dan Pembinaan Atlet Muda

KENDARINEWS.COM–Klinik Orthophysio kembali menggelar mini turnamen futsal melalui sekolah futsal yang dibinanya. Kegiatan yang hanya diikuti empat sekolah ini berfungsi sebagai ajang uji coba kemampuan atlet usia dini dan diadakan secara terbatas tanpa akses umum.

dr. Muhammad Rustam HN., M.Kes., Sp.OT, Executive Manager Orthophysio, menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari program pembinaan berjenjang yang sudah ketiga kalinya digelar. “Yang pertama adalah kompetisi internal, yang kedua laga sparing dengan sekolah lain, dan kali ini kami gelar mini turnamen dengan empat peserta. Ini menjadi kesempatan bagi sekolah futsal kami untuk menguji kemampuan terhadap sekolah lain,” ucapnya.

Menurut dr. Rustam, pihaknya berencana menggelar turnamen skala provinsi se-Sulawesi Tenggara pada bulan Mei mendatang, yang akan membuka kesempatan bagi seluruh sekolah dasar untuk berpartisipasi.

Sekolah futsal dan badminton yang berada di bawah naungan Orthophysio difokuskan untuk anak usia 6 hingga 12 tahun. Hal ini merupakan bentuk kepedulian terhadap minimnya aktivitas fisik anak akibat penggunaan gawai yang berlebihan. “Olahraga sangat penting untuk perkembangan mereka. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak mendapatkan aktivitas sehat dan orang tua juga merasa senang,” katanya.

Selain pembinaan olahraga, Orthophysio juga memberikan perhatian khusus pada aspek kesehatan peserta dengan menyediakan layanan medical check-up yang mencakup pemeriksaan ortopedi, jantung, hingga fisioterapi. “Tujuannya untuk mendeteksi lebih awal jika ada kelainan pada jantung atau tulang anak,” jelas dr. Rustam, yang juga menekankan pentingnya membiasakan anak berolahraga sejak dini karena “tulang dan otot yang sering digunakan akan semakin kuat.”

Nur Ramadhan, perwakilan orang tua siswa, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan turnamen. “Turnamen menjadi motivasi bagi anak-anak untuk lebih semangat berlatih dan meningkatkan kemampuan mereka. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari pembinaan olahraga usia dini yang positif,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan