KENDARINEWS. COM– Hujan yang mengguyur beberapa hari terakhir ini mengakibatkan banjir dibeberapa titik di wilayah Kota Kendari.
Pemerintah Kota Kendari bergerak cepat menanggulangi kondisi tersebut. Tim gabungan dari berbagai instansi langsung diterjunkan ke lokasi terdampak guna melakukan evakuasi, pertolongan, serta memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari, Sahuriyanto, menyampaikan bahwa seluruh unsur pemerintah daerah bergerak bersinergi bersama BPBD dan instansi terkait sejak sore hari untuk penanganan di lapangan.
“Langkah yang dilakukan BPBD sejak sore kemarin yakni penanganan dan pertolongan warga terdampak banjir. Pemerintah juga memastikan tenda pengungsi dan tenda sosial telah terpasang, lampu penerangan tersedia, serta kebutuhan air bersih sudah disiapkan malam ini, termasuk permakanan dari Dinas Sosial,” ujar Sahuriyanto.
Ia menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah adalah memastikan keamanan dan kenyamanan warga terdampak agar mendapatkan pelayanan maksimal selama proses penanganan berlangsung. Petugas juga terus memantau titik-titik rawan genangan guna mengantisipasi kenaikan debit air yang berpotensi memperluas dampak banjir.
Secara khusus terkait penanganan di kawasan bantaran Sungai Wanggu, Sahuriyanto menjelaskan bahwa wilayah ini sebenarnya telah menjadi fokus penataan pemerintah sejak masa jabatan Wali Kota Asrun. Pemerintah saat itu bahkan sudah menawarkan program relokasi bagi warga yang tinggal di zona langganan banjir, lengkap dengan pembebasan lahan.
“Kepala BPBD Kota Kendari juga menyampaikan bahwa kawasan sekitar Sungai Wanggu sebenarnya sudah diurus sejak pemerintahan sebelumnya pada masa Pak Asrun. Pemerintah saat itu sudah meminta warga pindah dari lokasi yang menjadi langganan genangan air, bahkan pemerintah siap membebaskan lahan masing-masing warga. Namun sebagian warga memilih tetap bertahan,” jelasnya.
Meski demikian, Pemkot Kendari menegaskan komitmennya untuk tetap menangani dampak bencana secara serius, mulai dari penyelamatan jiwa, penyediaan logistik, hingga langkah antisipasi agar kerugian tidak bertambah besar. (lis)










































