KENDARINEWS.COM– Musibah banjir dan derasnya aliran sungai kembali memakan korban jiwa. Seorang anak dilaporkan meninggal dunia setelah diduga terseret arus kuat di wilayah Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Minggu (10/5/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di kawasan sekitar Asrama Dayung. Kabar tersebut sempat beredar luas di kalangan warga, termasuk melalui pesan berantai di grup percakapan warga.
“Katanya ada anak hilang, ada yang tenggelam di sekitar asrama dayung. Lalu jenazahnya ditemukan di muara Kali Punggaloba,” ungkap salah satu warga.
Pencarian yang dilakukan kemudian menemukan korban di lokasi muara sungai tersebut dalam kondisi sudah tak bernyawa. Berdasarkan video yang beredar di masyarakat, korban tampak mengenakan atasan berwarna biru dongker (navy), namun bagian celana yang dikenakan diduga terbawa arus sungai yang sangat deras.
Kejadian ini sontak mengundang perhatian dan keprihatinan warga sekitar yang berdatangan ke lokasi penemuan jenazah untuk melihat langsung kejadian tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap korban maupun kronologi pasti bagaimana peristiwa itu terjadi belum dapat dipastikan secara resmi. Pihak berwenang dan instansi terkait masih melakukan proses pendataan serta penanganan di lokasi kejadian guna mengungkap fakta selengkapnya.
Peristiwa ini menjadi peringatan mengerikan di tengah rentetan bencana banjir yang melanda sejumlah titik di Kota Kendari belakangan ini, di mana debit air sungai meningkat drastis dan berpotensi membahayakan nyawa warga yang beraktivitas di sekitar bantaran kali.










































