Gubernur Sultra : PTQN Menumbuhkan Kecintaan Terhadap Alquran

KENDARINEWS.COM — Sultra tuan rumah Pekan Tilawatil Quran Tingkat Nasional (PTQN) ke-35. 214 finalis berebut award dalam ajang tahunan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) ini.

Gubernur Sultra, Ali Mazi menyebut PTQN merupakan bagian dari ikhtiar menumbuhkan kecintaan umat muslim terhadap pemahaman, penghayatan dan pengamalan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Melalui Pekan Tilawatil Qur’an yang dilaksanakan setiap Ramadan menjadi momentum kilas balik sejarah awal mula diturunkannya Alquran sekaligus menjadi sarana penguatan implementasi Nnilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” ujar Ali Mazi saat membuka PTQN ke-35 di kawasan eks MTQ, kemarin.

Pihaknya menyadari PTQN telah terbukti mampu memberi nilai kemanfaatan, baik dari sisi peningkatan kualitas sumberdaya manusia, pembangunan infrastruktur serta peningkatan perekonomian di daerah. “Olehnya itu, kami selalu antusias terhadap setiap amanah yang diberikan sebagai tuan rumah penyelenggara kegiatan PTQN,” kata Ali Mazi.

Gubernur Sultra Ali Mazi (tujuh kanan), Wamenag RI, Zainut Tauhid Sa’adi (tujuh kiri), Wagub Sultra Lukman Abunawas (enam kanan) bersama bupati/wali kota se-Sultra usai pembukaan PTQN ke-53.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Agama RI, Zainut Tauhid Sa’adi mengapresiasi pelaksanaan PTQN ke-53 yang secara konsisten dilaksanakan RRI dalam rangka memelihara kecintaan dan kesadaran umat Islam. “PTQN merupakan bukti komitmen RRI, yang terus memberikan kontribusi nyata dalam mengembangkan nilai-nilai moderasi beragama di Indonesia,” Kata Zainut usai membuka PTQN, kemarin.

Gubernur Sultra Ali Mazi (paling kiri), Wamenag RI Zainut Tauhid Sa’adi (tengah) dan Dirut LPP RRI, I Hendrasmo (paling kanan) tengah berdiskusi terkait pelaksanaan PTQN ke-53.

Zainut berharap gema PTQN bisa menjadi syiar dakwah dalam rangka memelihara kecintaan dan kesadaran umat Islam untuk mendalami esensi, makna, dan hikmah yang terkandung dalam Alquran dan Hadits sebagai petunjuk. Dit tempat yang sama, Direktur Utama LPP RRI, I. Hendrasmo, mengatakan event PTQN dilaksanakan serentak oleh seluruh Kantor LPP RRI yang berjumlah 72 Satuan Kerjaan. “PTQN tahun ini mengambil tema “Mewujudkan Masyarakat Toleran Berkarakter Qur’ani untuk Indonesia Kuat”. Penetapan tema ini sebagai pengingat bagi setiap anak bangsa untuk tetap mewarisi dan merawat kebhinekaan sebagai komitmen bersama membangun Indonesia yang bermartabat, adil, makmur dam sejahtera sebagaimana cita-cita bangsa Indonesia,” kata I. Hendrasmo.

Selain untuk menyemarakkan Ramadan, pada PTQN tahun ini, RRI juga masih mengusung kegiatan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi (UMKM) serta kearifan lokal dengan berbagai karya nyata yang dapat diperlihatkan dalam berbagai kegiatan dan pameran selama berlangsungnya PTQN. “PTQRRI ke-53 tahun 2023 ini merupakan pelaksanaan pertama setelah pandemi Covid-19 dan pencabutan PPKM oleh pemerintah. Oleh karena itu dalam pelaksanaannya tidak boleh lalai, tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat serta patuhi semua peraturan perundang- undangan yang berlaku khususnya yang menyangkut kesehatan,” ujar Direktur Utama LPP RRI, ini.

Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Saleh (kedua dari kiti) menghadiri PTQN ke-53 di Kawasan Eks MTQ Kendari

Sementara itu, Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha, Yonas Markus Tuhuleruw menambahkan, PTQN RRI terselenggara atas kolaborasi dari berbagai pihak, diantaranya Pemprov Sultra dan Kemenag RI. “Kami bersyukur dapat melakukan kolaborasi dengan Kementrian Agama, di mana PTQN RRI tahun ini untuk Dewan Hakim dan Panitera ditetapkan, ditunjuk dan disumpah oleh Kementerian Agama. Selain itu dari empat katagori lomba, katagori Tartil Qur’an khusus Bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Netra Putra-putri yang tahun ini dilaksanakan untuk tahun ke-2 jumlah pesertanya bertambah. Sementara 3 katagori lomba yang tiap tahun dilombakan yaitu Tilawah, Tahfidz dan Tausiah”, ungkap Yonas Markus Tuhuleruw.

Ia menambahkan, PTQN RRI Tahun ini secara total diikuti sekira 3.815 peserta dari seluruh Indonesia atau naik sekitar 29 persen bila disandingkan dari pelaksanaan tahun 2022 yakni 3.085 peserta, dengan meloloskan sebanyak 214 finalis yang akan tampil di babak final di Kendari. (adv)

Tinggalkan Balasan