KENDARINEWS.COM — Selama bulan suci Ramadan 1444 Hijriah, jam belajar di satuan pendidikan SDN dan SMPN berkurang 5 menit. Hal itu tertuang di surat edaran nomor 800/959/2023 tentang pemberitahuan kegiatan Ramadan. Kepala SMPN 2 Kendari, Abdul Wahid, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa pembelajaran di SMPN 2 Kendari akan mulai dilaksanakan di 10 April mendatang. Hal ibi terkait dengan siswa kelas IX tengah mengikuti ujian. “Mengingat siswa kelas IX itu sedang ujian sekolah berbasis digital (USBD), jadi ujiannya itu dilaksanakan 3 hingga 8 April. Setelah itu kita akan mulai pembelajaran seperti biasanya,” ujarnya saat, kemarin.
Ia menjelaskan bahwa untuk pembelajaran selama Ramadan sesuai surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) kota Kendari itu mensyaratkan bahwa selama bulan suci Ramadan jam pelajaran dikurangi 5 menit sehingga menjadi 35 menit. Dimana sebelumnya berlangsung 45 menit setiap jam mata pelajaran. Selain itu, pihaknya juga sudah melaksanakan pesantren kilat selama tiga hari yang dimulai 27 hingga 29 Maret 2023. “Adapun yang melaksanakan pesantren kilat adalah siswa kelas VII saja, karena pesantren kilat itu juga menjadi syarat untuk kenaikan kelas. Sehingga siswa-siswi tersebut sangat antusias untuk mengikuti pesantren, menariknya siswa yang mengikuti kegiatan tersebut akan diberikan sertifikat ,” ungkapnya.
Abdul Wahid menambahkan, untuk libur lebaran pihaknya mengikutinya jadwal yang sudah ditentukan pemerintah mulai 19 hingga 25 April 2023. “Jadi untuk jadwal libur kita Mengikuti aturan dari pemerintah,” pungkasnya.(win)










































