Pendataan Keluarga Dimulai, Pemkot Kerahkan 500 Petugas Sensus

KENDARINEWS.COM — Pendataan keluarga di Kota Kendari akan dimulai hari ini. Sesuai jadwal, pelaksanaannya akan berlangsung selama dua bulan atau hingga tanggal 31 Mei 2021 mendatang. Pendataan keluarga dimaksudkan untuk memotret kondisi keluarga di Kota Kendari yang hasilnya akan digunakan untuk membangun keluarga yang berkualitas.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengungkapkan, pendataan keluarga merupakan program pemerintah pusat dalam hal ini Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) yang mewajibkan setiap daerah untuk memotet (mendata) keluarga yang ada diwilayahnya. “Semuanya kita sudah persiapkan, mulai daru petugas sensusnya dan kebutuhan lainnya. Termasuk kita sudah melaunchingnya kemarin untuk segera dilaksanakan. Ini (pendataan keluarga) menjadi penting untuk data kita kedepan. Untuk menjadi dasar dan juga referensi pengembilan kebijakan kita terkait penguatan keluarga di Kota Kendari,” kata Sulkarnain Kadir kemarin.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB), Rusnani pendataan keluarga akan dilaksanakan sekira dua bulan mulai 1 April hingga 31 Mei mendatang. Pendataan tersebut bertujuan untuk mendapatkan data keluarga yang akurat, valid, relevan serta dapat dipertanggungjawabkan memalui proses pengumpulan, pengolahan sampai pemanfaatan data kependudukan dan keluarga.
“Pendataan Keluarga ini dilaksanakan lima tahun sekali, yang di data itu keluarga termasuk semua anggota keluarga yang berada di rumah itu. termasuk jika ditemukan ada kasus stunting. Stunting itu sekarang dilimpahkan koordinatornya ke BKKBN,” kata Rusnani.

Stunting merupakan masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu yang panjang sehingga menggangu pertumbuhan anak. Kata dia, pihaknya telah melatih para kader yang akan diturunkan hari ini guna untuk melakukan pendataan Keluarga Berencana (KB) tahun ini. “Pendataannya kita pakai sistem elektronik (Smartphone) tidak pakai manual, datanya langsung terkirim ke pusat jadi akan lebih memudahkan dan cepat. Selain itu, kader yang akan ke lapangan sekitar 500 orang untuk melakukan pendataan di RT/RW se – Kota Kendari,” pungkasnya. (b/ags)

Tinggalkan Balasan