Semarak UCLG ASPAC 2026, 87 Delegasi dari 18 Daerah dan Negara Konfirmasi Hadir di Kendari

KENDARINEWS.COM– Persiapan Kota Kendari menyambut perhelatan akbar internasional, UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting & Asia-Pacific Forum 2026, tampak semakin matang. Data terbaru hari ini, tercatat sebanyak 87 delegasi telah resmi mendaftar, yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan negara-negara kawasan Asia Pasifik.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, memaparkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. Dari total tersebut, sebanyak 36 delegasi berasal dari dalam negeri yang mewakili 15 daerah.

“Kontingen terbesar datang dari Jakarta sebanyak 11 peserta, disusul tuan rumah Kendari sebanyak 6 peserta, dan Minahasa Utara sebanyak 4 peserta,” ungkap Sahuriyanto.

Selain itu, turut mendaftar perwakilan dari kota-kota besar seperti Samarinda, Makassar, Banda Aceh, Bandung, hingga Tangerang Selatan, menunjukkan betapa pentingnya forum ini bagi pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Delegasi Mancanegara Membludak
Tidak kalah menarik, partisipasi dari luar negeri juga sangat luar biasa. Sebanyak 51 delegasi internasional dipastikan akan hadir di Kendari. Mereka datang dari negara-negara strategis seperti Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, India, Malaysia, Thailand, Singapura, hingga negara kepulauan seperti Maladewa dan Kiribati.

Bahkan, kota-kota metropolitan dunia seperti Guangzhou, Fuzhou, Seoul, hingga Taipei telah mengonfirmasi kehadiran mereka. Hal ini membuktikan bahwa nama Kendari kini mulai diperhitungkan di peta diplomasi kota tingkat global.

Dimeriahkan HUT ke-195 Kota Kendari
Panitia penyelenggara juga memastikan seluruh aspek kesiapan terus dimatangkan, mulai dari sistem transportasi, akomodasi, hingga venue kegiatan yang disesuaikan dengan standar internasional.

Yang menjadi daya tarik khusus, rangkaian kegiatan ini akan disinergikan secara apik dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-195 Kota Kendari. Kombinasi ini diharapkan memberikan nuansa yang berbeda sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan identitas lokal kepada tamu mancanegara.

Dorong Ekonomi dan Investasi
Pemerintah Kota Kendari menilai ajang ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan momentum emas untuk promosi daerah. Kehadiran ratusan delegasi diprediksi akan memberikan dampak ekonomi positif yang signifikan, mulai dari sektor perhotelan, transportasi, hingga pelaku UMKM lokal.

“Kami berharap forum ini membuka peluang luas bagi pariwisata dan investasi, serta menjadi sarana bertukar pikiran untuk inovasi pelayanan publik yang lebih baik,” tambahnya.

Dengan target pelaksanaan pada 7–9 Mei 2026 mendatang, Kendari siap menyambut dunia dan menunjukkan kemampuannya sebagai tuan rumah yang profesional dan berkelas.

Tinggalkan Balasan