Rutan Raha Usulkan Remisi 165 Warga Binaan

KENDARINEWS.COM — Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengusulkan warga binaan untuk mendapatkan pengurangan masa pidana (Remisi) jelang Idulfitri 1444 Hijriah tahun 2023.

Sebanyak 165 dari 295 warga binaan diusulkan mendapat remisi lebaran. Kepala Rutan Kelas IIB Raha, La Ode Muh. Masrul mengatakan usulan remisi bagi narapidana ini disampaikan terlebih dahulu kepada Kantor Wilayah Kemenkunham Sultra dan dilanjutkan ke Direktorat Jendral Permasyarakatan untuk diverifikasi. “Jika disetujui maka Rutan Raha tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) remisi tersebut turun,” kata Masrul, Selasa (4/4).

Dia menjelaskan, pengusulan remisi tersebut tidak berdasarkan karena adanya kedekatan dengan petugas. Tetapi pemberian remisi itu berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang permasyarakatan, misalnya mereka berkelakukan baik dibuktikan dengan laporan perkembangan pembinaan dan telah menjalani masa penahanan minimal 6 bulan. Selain itu, selama menjalani pidana warga binaan tidak melanggar peraturan tata tertib.

Pengusulan juga dilakukan secara gratis dan tidak dipungut biaya. Sedangkan yang mendominasi dalam pengusulan remisi itu kasus perlindungan anak. “Selebihnya merupakan warga binaan dengan pidana umum (Pidum),” jelasnya.

Mantan Pelaksana tugas (Plh) Kepala Lapas Singkawang Kelas IIB Kalimantan Barat (Kalbar) itu menambahkan SK remisi tersebut biasanya akan turun sehari sebelum hari raya Idulfitri. Pengurangan masa hukuman yang diperoleh warga binaan itu bervariasi. Mulai 15 hari, 45 hari hingga 60 hari. Saat Idulfitri, pihaknya akan tetap menerima kunjungan dari keluarga warga binaan. Untuk menjaga agar kunjungan tetap berjalan dengan tertib, pihaknya akan lebih meningkatkan keamanan dan akan berkordinasi dengan pihak Polres Muna. (deh/b)

Tinggalkan Balasan