Pengamat: Timsel Dituntut Tak Tergoda Rayuan “Transaksional” 

KENDARINEWS.COM–Seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) tingkat Kabupaten dan Kota se Sulawesi Tenggara (Sultra) kini memasuki tahapan tes psikologi. Publik pun berharap proses seleksi tersebut berjalan transparan dan profesional.

Tuntutan utama mengarah pada Panitia Seleksi (Pansel) agar bekerja profesional dan tidak tergoda rayuan transaksional yang bisa mencederai jalannya seleksi dan juga berpotensi membahayakan kredibilitas penyelenggara terpilih dalam bekerja menyelenggarakan Pemilihan Umum (Pemilu). 

Pengamat politik Dr. Najib Husain mengatakan, sejauh ini kinerja Pansel calon anggota KPU tingkat Kabupaten dan Kota, bekerja dengan baik. Mulai tahap seleksi berkas secara transparan nama-nama yang lulus dan yang tidak, diumumkan ke publik sesuai dengan nomor abjad peserta, melalui media massa. Hal itu sudah sesuai dengan regulasi yang mengatur.

“Konsistensi selalu terbuka ke publik wajib menjadi ruh para Pansel. Setiap tahapan yang sedang bergulir mesti disampaikan secara terang benderang. Termasuk ketika ada penundaan pengumuman, juga mesti diumumkan agar tidak mengundang kecurigaan yang akhirnya berujung protes dari peserta,” kata Dr. Najib Husain, Selasa (4/4). 

Metode tes calon anggota KPU, kata dia, tahap CAT dan psikologi digabung. Pada tes CAT, para peserta sudah bisa mengetahui nilai masing-masing setelah selesai mengerjakan soal, namun tidak akan berarti apa-apa ketika saat pada tes psikologi memperoleh nilai rendah. Yang pada akhirnya tidak akan direkomendasikan. 

“Nah, jika ada peserta yang mengajukan protes atau keberatan atas nilai yang diperoleh saat tes psikologi, maka Pansel harus membuka nilainya. Dengan catatan Pansel diberikan hasil nilai dari instansi penyelenggara tes psikologi,” beber Najib

Dr. Najib menjelaskan, pada tes psikologi mesti diketahui bahwa sistemnya bersifat tertutup. Karena materi dan hasilnya berkaitan dengan kepribadian para peserta. 

“Tes psikologi diselenggarakan oleh instansi tertentu yang ditunjuk oleh pusat,” jelasnya. (kn)

Tinggalkan Balasan