oleh

Terbujuk Rayuan, Mahkota “Kegadisan” Direnggut di Kamar Hotel

KENDARINEWS.COM — Orang tua perlu memberi perhatian lebih terhadap pergaulan remaja puterinya. Jika sampai lalai, anak gadisnya bisa menjadi korban tindak pidana kejahatan asusila. Terbaru, polisi mengamankan pria berinisial RY (26). Pemuda asal Kendari ini diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap gadis di bawah umur sebut saja Mawar (nama samaran).

Kasat Reksrim Polresta Kendari AKP Fitrayadi mengatakan korban awalnya izin hendak keluar rumah membeli pulsa sekitar pukul 20.00 Wita. Orang tua korban mulai cemas lantaran Mawar tak kunjung pulang hingga pukul 02.00 Wita.

“Khawatir terjadi apa-apa pada anaknya, Orang tuanya kemudian mencari Mawar. Setelah dilakukan pencairan, korban ditemukan sedang di rumah temannya di sekitaran THR,” kata AKP Fitrayadi, Senin (8/8).

Setelah didesak, Mawar akhirnya mengaku semalam menginap di hotel bersama RY yang berstatus pacar. Mendengar pengakuan tersebut, orang tua korban tak terima dan keberatan. Lalu, mereka datang melaporkan RY ke Polresta Kendari.

Usai mendapat laporan, tim Satreskrim melakukan penyelidikan dan mencari keberadaan pelaku. Tak butuh waktu lama, RY berhasil ditangkap di Desa Mandiodo Kecamatan Molawe, Konawe Utara (Konut). Dari hasil interogasi, RY mengakui perbuatannya.

“RY mengaku menginap di hotel bersama Mawar. Selain itu, mereka telah melakukan hubungan badan sudah lebih dari satu kali,” bebernya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, RY dijerat pasal 81 ayat 1 dan 3 Jo pasal 76 Undang-Undang (UU) nomor 17 tahun 2016 penetapan Perpu nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Ancaman pidananya, penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun. Tidak hanya itu, pelaku juga terancam denda paling banyak Rp 5 miliar,” jelasnya. (kn)

Komentar

Tinggalkan Balasan