Refocusing II dan Pemangkasan Anggaran Perjalanan Dinas

Metro Kendari

BPKAD Sultra : Kami Belum Terima Juknis

KENDARINEWS.COM — Kebijakan belanja kemungkinan bisa kembali berubah. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberi sinyal akan melakukan refocusing anggaran. Pada refocusing tahap II ini, anggaran belanja diprioritaskan untuk membiayai sektor kesehatan, bantuan sosial (Bansos) dan program yang bisa dirasakan masyarakat.

Pengalihan anggaran ini berimbas pada pos belanja lainnya. Diantaranya perjalanan dinas, paket rapat dan proyek infrastruktur yang akan dialihkan untuk penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi.

Hj. Isma

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sultra, H. Isma mengaku belum berandai-andai atau mengambil kesimpulan atas kebijakan Kemenkeu tersebut. Pasalnya, petunjuk teknis (Juknis) tentang refocusing tahap II belum diterima. Makanya, anggaran perjalan dinas dan lainnya belum dialihkan.

“Kami belum menerima salinan turunannya. Kalau belum ada Juknis-nya antinya belum ada perintah. Sepengetahuan saya, aturan ini berlaku untuk kementerian dan lembaga,” jelas Hj Isma kepada Kendari Pos kemarin.

Jika jumlah warga yang terpapar covid-19 terus meningkat lanjutnya, tidak hanya kementerian dan lembaga namun Pemda akan melakukan hal yang sama. Yang mana, pos anggaran yang dianggap tidak urgen akan dipangkas dan dialihkan untuk penanganan virus yang menyerang sistem pernapasan ini.

“Nanti kalau memang ada aturan resmi terkait itu untuk daerah akan langsung saya sampaikan. Tetapi kan sampai saat ini aturan itu belum ada, “pungkasnya. (c/rah)

Tinggalkan Balasan