Vaksinasi Lansia Masih Rendah

KENDARINEWS.COM — Progres penyuntikan vaksin covid-19 terhadap Lansia masih jauh dari target. Di Sultra, jumlah Lansia yang disasar sebanyak 190.498 orang. Namun baru sekitar 6.521 yang telah divaksin atau 3,42 persen. Dari jumlah itu, sebanyak 4.397 atau 2,13 persen telah menerima vaksin dosis kedua .

Wakil Gubernur (Wagub) Sultra, Lukman Abunawas mengakui cakupan vaksinasi untuk Lansia masih rendah. Saat ini, masih banyak masyarakat yang enggan divaksin lantaran tidak memahami. Untuk itulah, ia meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk lebih masifkan sosialisasi vaksin bagi para Lansia.

“Tentu kita terus dorong agar lebih aktif melakukan sosialisasi vaskin. Dengan begitu, para Lansia lebih terdorong lagi mengikuti vaksinasi. Sampaikan bahwa vaksin itu aman. Bahkan MUI telah memberi rekomendasi. Jadi, masyarakat tak perlu khawatir,” kata Lukman Abunawas kemarin.

Lansia lanjut mantan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sultra ini, merupakan salah satu dari tiga kelompok yang menjadi sasaran vaksinasi tahap pertama. Selain Lansia, ada tenaga kesehatan (Nakes) dan petugas pelayanan publik yang didalamnya terdapat unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), kepolisian dan TNI.

“Meski masih terbilang rendah, kita berharap vaksinasi Lasia beberapa pekan kedepan meningkat. Pastinya, pemerintah akan berkerja optimal. Kalau semua berjalan sesuai rencana, saya kira target 190.498 lansia bisa terpenuhi,” jelas mantan Bupati Konawe dua periode ini.

Di sisi lain, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sultra ini meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan (Prokes) dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Mulai memakai masker, menjaga jarak atau physical distancing dan rajin mencuci tangan di air yang mengalir.

Seorang petugas pelayanan publik di Kota Kendari mendapatkan layanan vaksinasi. Pemberian vaksin diharapkan bisa melindungi masyatakat dari resiko penularan Covid-19.

“Hal-hal ini penting guna memutus mata rantai penyebaran dan menekan angka kasus covid-19. Apalagi vaksinasi belum menjangkau seluruh masyarakat di daerah kita,” pungkasnya. (c/rah)

Tinggalkan Balasan