Sekda Buteng Minta ASN Tidak Mudik

KENDARINEWS.COM — Sekretaris Daerah (Sekda) Buton Tengah (Buteng), H Kostantinus Bukide mengimbau para Aparatur Sipil Negara (ASN) tak mudik lebaran. Sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran (SE) satuan tugas (Satgas) nasional covid-19, larang mudik antar provinsi mulai diberlakukan tanggal 6 s/d 17 Mei mendatang.

“Bagi yang mudik antar kabupaten dipersilahkan. Tapi, mudik keluar provinsi Sultra, itu tidak diperbolehkan. Jika nantinya ada yang kedapatan, maka siap-siap diberikan sanksi tegas,” tandas Kostantinus Bukide saat dikonfirmasi Kendari Pos di ruang kerjanya, Senin (3/5).

Jenderal ASN menambahkan kebijakan pelarangan mudik ini tak lain guna mencegah penyebaran covid-19 dan timbulnya klaster baru. Terlebih wabah covid-19 di Sultra belum berakhir.

“Jadi, saya ingatkan lagi, kepada para ASN lingkup Pemkab Buteng, untuk menunda mudik tahun ini. Mari kita patuh terhadap larangan yang sudah diterbitkan pemerintah. Agar, kita semua selamat dan bisa menekan penyebaran virus Covid-19,” pintanya.

Untuk memastikan pelaksanaan larangan mudik, mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Buton Selatan (Busel) ini akan memperketat pengawasan menjelang lebaran. Sejumlah titik yang menjadi lalu lintas antar daerah akan diawasi seperti pelabuhan, terminal maupun perbatasan antar kabupaten (Muna-Buteng).

“Iya, nanti pemudik ini akan kita periksa kesehatannya, di posko-posko yang sudah kita dirikan di titik jalur masuk Buteng. Seperti, pelabuhan wamengkoli, terminal Mawasangka dan perbatasan Muna-Buteng,” ucapnya. (c/rud)

Tinggalkan Balasan