Blusukan di Perdos, Wali Kota Janji Perbaiki Jalan dan Adakan Lampu Jalan

Metro Kendari

KENDARINEWS.COM — Perhatian Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir terhadap warganya di masa pandemi Covid-19 amatlah besar. Di sela-sela kesibukannya, Sulkarnain masih menyempatkan waktu untuk bertegur sapa dengan warganya. Kemarin, giliran warga RT 06/RW 03 (Perumahan Dosen), Kelurahan Kambu yang disambanginya. Kunjungan orang nomor satu di Kota Kendari tak hanya memastikan program kerja pemerintah tetap berjalan, namun juga mendengar aspirasi dan keluhan warga. Ruang dialog yang diberikan Wali Kota direspon warga. Tak sedikit, warga yang bercerita tentang keluh kesah. Mulai perbaikan jalan, lampu penerangan dan drainase.

Rudi mengeluhkan beberapa titik jalan di perumahan dosen yang berlubang dan membahayakan pengendara yang melintas. Ia pun menyarankan agar pengaspalan dilakukan di seluruh titik dimaksud. “Saya memohon kiranya kalau tidak ditahun 2020 mungkin 2021 seluruh kawasan perumahan dosen ini bisa diaspal. Begitupun saluran drainase yang sudah berumur 20 hingga 30 tahun ini agar dapat di perbaiki,” kata Rudi.

Warga lain bernama Amsar meminta lampu penerangan jalan ditambah. Menurutnya, beberapa titik yang menghubungkan perumahan masih kurang penerangannya. Padahal kawasan tersebut rawan terjadi aksi kriminal terutama di malam hari. “Kalau bisa Pemkot Kendari menghadirkan penerangan jalan di sekitar Perdos. Kalau malam hari sangat gelap sekali. Baru daerah ini (kampus) salah satu daerah yang sering terjadi aksi kriminal,” kata Amsar.

Merespon hal itu, Wali Kota meminta masyarakat untuk bersabar. Dia mengaku akan menginstruksikan jajarannya mulai dari lurah dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk meninjau beberapa titik jalan yang rusak dan penerangan jalan yang masih kurang dimaksud. “Semua masukan kami catat. Kita akan jalankan secepatnya. Khusus perbaikan jalan tentu saya instruksikan Dinas PUPR untuk meninjaunya dulu,” ungkap Sulkarnain.

Untuk lampu penerangan, ia berjanji akan segera menindaklanjuti. Ia akan menginstruksikan bagian SDA (Sumber Daya Alam) untuk mendata. “Masalah penerangan Insya Allah akan kita segera penuhi. Kebetulan saat ini kita tengah menggagas program Kendari Terang. Targetnya ada 4.000 lampu kita pasang pada titik yang dianggap masih kurang penerangannya. Termasuk wilayah kampus ini,” pungkasnya. (b/ags)

Tinggalkan Balasan