KENDARINEWS. COM– Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierli mendorong optimalisasi Program Magang Nasional dan pelatihan vokasi di Sulawesi Tenggara, guna menyiapkan tenaga kerja lokal yang siap bersaing menjawab perkembangan industri daerah.
Menaker menjelaskan program magang nasional menargetkan total 150.000 peserta. Gelombang pertama akan dimulai 10 Agustus mendatang, disusul gelombang kedua dan ketiga masing-masing 50.000 kuota. Ia mengajak perusahaan di Sultra aktif membuka kesempatan magang bagi lulusan daerah.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kompetensi harus disesuaikan dengan kemajuan teknologi, digitalisasi, hingga kebutuhan industri yang sedang pesat berkembang di Sultra,” ujarnya.
Mendukung hal itu, Kemenaker menambah kuota pelatihan di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sultra. Hingga akhir tahun ini disiapkan 10.000 kuota tambahan dengan 13 kejuruan yang terus disesuaikan agar relevan dengan kebutuhan kawasan industri setempat.










































