KENDARINEWS.COM— Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Tenggara berkomitmen menjaga keterhubungan seluruh wilayah kepulauan Sultra tetap lancar, aman, dan merata. Langkah ini dilakukan dengan mengintegrasikan layanan transportasi lintas kewenangan — baik yang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sultra, Muhammad Fadlansyah, menegaskan bahwa konektivitas antar-pulau dan antardaerah adalah urat nadi pembangunan di wilayah yang terdiri dari ribuan pulau ini.
“Kita terus mengaktifkan layanan-layanan perhubungan, baik kewenangan dinas provinsi maupun kewenangan pusat. Semuanya kita integrasikan agar konektivitas antar-pulau dan antardaerah dapat terus terpenuhi,” ujar Muhammad Fadlansyah, Jumat (18/9/2026).
Integrasi layanan ini menjadi langkah kunci untuk menjangkau masyarakat yang tersebar di berbagai pelosok kepulauan Sultra. Tidak hanya mengandalkan satu moda transportasi, pengelolaan yang diselaraskan bertujuan agar warga dari pulau terluar hingga daerah pedalaman dapat terhubung tanpa hambatan.
Dengan penguatan konektivitas tersebut, Dishub Sultra menargetkan mobilitas masyarakat semakin mudah dilakukan — baik untuk kebutuhan pendidikan, kesehatan, maupun perdagangan. Akses transportasi yang lancar diharapkan sekaligus menjadi penggerak roda perekonomian daerah, memperlancar distribusi hasil bumi dan laut ke pasar yang lebih luas.
“Konektivitas yang terjaga berarti peluang yang terbuka. Semakin mudah warga bepergian dan mengirimkan hasil usaha, semakin kuat pula pertumbuhan ekonomi di seluruh penjuru Sulawesi Tenggara,” tambahnya.
Penguatan jaringan transportasi ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang adil, di mana kemajuan tidak hanya dirasakan di kota-kota besar, tetapi sampai ke pulau-pulau terluar Sulawesi Tenggara.










































