Pembangunan 502 KMP Sultra Target Tuntas Maret

KENDARINEWS.COM-– Pemprov Sulawesi Tenggara (Sultra) menargetkan pembangunan 502 gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di 17 kabupaten dan kota rampung penuh pada Maret 2026. Program ini bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa dan kelurahan.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sultra, Dr. La Ode Muhamad Shalihin, mengungkapkan progres pembangunan dipantau intensif melalui rapat koordinasi mingguan bersama TNI, yang dipimpin langsung oleh Wakil Panglima TNI. “Baru saja kami mengikuti rapat koordinasi di Korem. Evaluasi ini dilakukan setiap minggu untuk memastikan progres sesuai target,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Dari total target, sebanyak 499 titik telah memasuki tahap pembangunan, sedangkan tiga titik lainnya menghadapi kendala administratif terkait kesiapan lahan yang belum clear and clean. “Kami optimistis pada Maret 2026 seluruh pembangunan dapat tuntas 100 persen. Akhir Januari ini ditargetkan sekitar 20 gedung selesai,” jelasnya.

Gedung KDKMP dirancang sebagai kawasan usaha terpadu dengan berbagai unit, antara lain gerai sembako, simpan pinjam, apotek, klinik, cold storage, gudang, dan kantor koperasi. Konsep ini diharapkan menjawab kebutuhan ekonomi masyarakat secara menyeluruh.

Pembangunan dilakukan oleh PT Agrinas bekerja sama dengan TNI, dengan koordinasi teknis lapangan oleh Kodim masing-masing daerah. Setelah selesai, koperasi diharapkan segera beroperasi. Saat ini sekitar 40 persen koperasi di Sultra sudah berjalan, sebagian dalam tahap penataan organisasi dan perekrutan anggota.

Untuk mendukung pengelolaan, Kementerian Koperasi dan UKM menyiapkan tenaga pendamping Business Assistancy (BA) yang masing-masing akan mendampingi delapan koperasi pada 2026. “Pendamping membantu pembuatan akun SIPKOPDES, penyusunan rencana bisnis, penguatan legalitas, hingga operasional. Seluruh koperasi wajib memiliki akun SIPKOPDES untuk memudahkan kerja sama dengan mitra termasuk Bulog,” jelas Shalihin.

Secara keseluruhan, Sultra memiliki 2.285 desa dan kelurahan dengan target setiap wilayah memiliki koperasi berbadan hukum. “Untuk tahap awal, pembangunan 502 titik tetap berjalan sesuai rencana. Sepanjang 2026, pembangunan akan dilanjutkan bertahap,” pungkasnya.(jib/b)

Tinggalkan Balasan