Realisasi Investasi Konsel Ditarget Rp 2,5 Triliun 

KENDARINEWS.COM–Tahun 2023 ini, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan menargetkan nilai realisasi investasi sebesar 2,5T. Jika melihat trend realisasi tiap tahunnya, angka tersebut sangat mungkin tercapai. Mengingat tahun 2021, dari target Rp1,5 triliun, realisasinya mencapai Rp 3,8 triliun. Kemudian tahun 2022 kembali melampaui target, dari target Rp 2 triliun berhasil terealisasi Rp 3,8 triliun.

Melihat realisasi tersebut, upaya Pemkab Konsel tak hanya mencapai target realisasi investasi. Bahkan lebih luas dari itu, yakni memastikan investasi di daerah tersebut berjalan sehat dan aman. Upaya strategis dilakukan, salah satunya dengan memastikan pelaku usaha di Konsel tertib menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal atau LKPM tiap triwulan.

“Kita pasti mencapai bahkan akan melampaui target tersebut bila pelaku Usaha aktif dan rutin melaporkan LKPMnya secara rutin pertriwulan,” kata kepala Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal dan Informasi Penanaman Modal (Dalak) Dinas PM-PTSP Konsel, M.Hamdar, S.Sos., M.Si.

Lebih lanjut Hamdar mengungkapkan Konawe Selatan merupakan surga investasi. Daerah itu didukung letak geografis yang sangat pas. Sebab semua sektor investasi ada di Kabupaten Konsel. Misalnya sektor pertambangan, perkebunan, kelautan perikanan, sektor pertanian serta sektor perindustrian.

Memastikan investasi berjalan baik, lanjutnya, DPM-PTSP Konsel melalui bidang yang ia pimpin rutin melaksanakan pengawasan perizinan pelaku usaha yang berada di wilayah Konsel. Pihaknya memiliki tim yang dibentuk guna percepatan pengawasan kepelaku perizinan berusaha. 

“Pekan kemarin dimulai, kami bersama tim melakukan pengawasan perizinan berusaha pada pelaku usaha mulai Selasa 16 Mei 2023 sampai 30 Mei 2023 di Kecamatan yang telah ditunjuk pada kegiatan tersebut,” ungkapnya.

Mantan KaSi IKP Diskominfo Konsel itu menyebutkan, ada lima tim yang telah dibentuk. Tim tim tersebut dikoordinir oleh Bidang Dalak dan Bidang-Bidang yang ada di dinas DPM-PTSP Konsel. Targetnya akan berkunjung di 20 pelaku usaha yang ada di Kabupaten Konawe Selatan.

“Pengawasan ini guna melihat peningkatan investasi, kemitraan dengan pelaku UMKM dan pemenuhan penerimaan tenaga kerja lokal, serta meningkatkan kepatuhan pelaku usaha dalam penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal atau LKPM. Guna peningkatan investasi di Kabupaten Konawe Selatan,” jelasnya. (ndi//kn)

Tinggalkan Balasan