KENDARINEWS.COM–Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Sosial Provinsi Sultra secara langsung menyerahkan bantuan logistik bencana bagi mereka yang terdampak bencana di Kabupaten Muna Barat (Mubar) dan Buton Tengah (Buteng). Penyerahan secara Langsung dilakukan Gubernur Sultra, Ali mazi di dampingi Kadinsos Sultra, Pahri Yamsul,Rabu (8/3).

Gubernur Sultra, Ali Mazi mengatakan, bantuan yang diberikan ini sebagai upaya Pemprov Sultra menjawab keluhan warga yang masuk saat ini. “Tentunya bantuan logistik bencana yang diserahkan ini sebagai wujud pemerintah hadir untuk masyarakat Sultra,”kata Gubernur.
Sementara itu, Kadinsos Sultra, Pahri Yamsul mengatakan, untuk kegiatan di Mubar dan Buteng, dilakukan penyerahan bantuan logistik bencana. Untuk Kabupaten Mubar, bantuan diberikan kepada 10 orang korban bencana puting beliung dan kebakaran.

“Mereka tersebar di emat Kecamatan diantaranya Kecamatan Kusambi 6 orang, Barangka 1 orang, Saweri Gadi 1 orang, dan Tiworo Tengah 2 orang, ” ujarnya.
Sementara itu, untuk bantuan logistik bencana di Buteng diserahkan kepada mereka korban bencana Puting beliung di lima Kecamatan yakni Mawasangka Tengah 4 orang, Kecamatan Gu 9 orang, Mawasangka Timur 1 orang, Kecamatan Lakudo 3 orang dan Kecamata Mawasangka 3 orang.
“Bantuan logistik bencana ini, masing-masing penerima berfariasi. Sebab itu merupakan bantuan yang berupa kebutuhan hidup, dengan rincian selimut 30 lembar, makanan siap saji 60 paket, tenda gulung 10 lembar, makanan anak 20 paket, kasurlipat 10 unit, dan beras 1000 kg, “jelasnya.
“Penentuan pemilihan mereka yang menerima bantuan ditentukan teman-teman kabupaten, kita tinggal melanjutkan. Dimana penerima adalah masyarakat kurang mampu yang terdampak bencana puting beliung, ” ujarnya.
Penyerahan bantuan ini merupakan kegiatan rutin dan lanjutan bagi mereka yang terkena musibah. Dimana sebelumnya juga telah diserahkan bantuan logistik bencana dan rumah tidak layak huni di Buton. Bahkan setelah Mubar dan Buteng, Dinsos juga akan lanjut menyerahkan bantuan di Bombana.
“Bantuan inikan hanya stimulan dan kami berharap stimulan yang diberikan dapat membangkitkan semangat dan meringankan beban masyarakat penerima. Kita akan berupaya bagaimana caranya agar mereka tidak putus asa ketika tertimpa bencana, ” pungkasnya. (kn)










































