KENDARINEWS. COM–Sebuah penghormatan istimewa disematkan kepada Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka. Lembaga Adat Muna secara resmi menganugerahinya gelar kehormatan adat Sangia Mondono Wite Bhalano, bertepatan dengan momen pengukuhan Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sultra.
Penghargaan ini diberikan sebagai tanda pengakuan atas kepemimpinannya yang mampu merawat persatuan di tengah kemajemukan masyarakat Sulawesi Tenggara. Gelar yang penuh makna ini menggambarkan sosok pemimpin yang luar biasa: Sangia adalah lambang pemimpin yang dicintai, diteladani, dan penuh kebijaksanaan. Sementara Mondono Wite Bhalano menggambarkan kemampuan memimpin wilayah yang luas dengan penuh rasa tanggung jawab terhadap keragaman suku, budaya, dan agama yang hidup berdampingan secara damai.
Menerima anugerah ini, Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh masyarakat Muna. Ia menyadari bahwa penghargaan ini bukanlah hal yang sederhana, melainkan buah dari pertimbangan mendalam para tetua adat yang memegang teguh nilai sejarah dan budaya.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Muna, di mana pun kalian berada. Gelar ini adalah bukti kepercayaan yang luar biasa, sekaligus mempererat hubungan kita yang sudah terjalin erat,” ucapnya tulus.
Mantan Kabinda Sultra ini pun menyoroti kekompakan yang dimiliki masyarakat Muna, yang menurutnya mampu menjadi perekat persatuan tidak hanya di Sultra, melainkan juga di berbagai wilayah di Indonesia.
Ia berharap semangat persaudaraan ini terus dijaga dan dijadikan kekuatan dalam membangun daerah. Lebih dari sekadar kehormatan, Andi Sumangerukka memandang gelar ini sebagai amanah yang harus dibuktikan lewat perbuatan nyata. Ia menegaskan komitmennya untuk terus menjaga, merawat, dan melestarikan adat istiadat serta budaya yang menjadi identitas asli bangsa, sebagai bagian penting dari langkah pembangunan yang berkelanjutan.
“Gelar ini bukan sekadar nama yang disandang. Ini adalah tanggung jawab moral untuk terus menjaga warisan leluhur. Budaya adalah fondasi, dan pembangunan harus berjalan beriringan dengan pelestarian nilai-nilai luhur tersebut,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Muna, untuk terus bersatu padu, mendoakan dan mendukung jalannya pemerintahan, agar cita-cita mewujudkan Sulawesi Tenggara yang maju, damai, dan berbudaya dapat tercapai bersama-sama.(jib)










































