Langgar Tata Ruang, 70 Bangunan Bakal Dibongkar Paksa

KENDARINEWS.COM– Pemanfaatan kawasan yang tidak sesuai dengan tata ruang di Kota Kendari bakal ditertibkan. Berdasarkan hasil monitoring, ditemukan 70 bangunan yang melanggar regulasi pendiriannya. Oleh karena itu, dalam waktu dekat Pemkot Kendari bakal melaksanakan pembongkaran.

Sekot Kendari, Ridwansyah Taridala mengakui dibeberapa wilayah masih terdapat beberapa pelanggaran pendirian bangunan. 

Berdasarkan informasi yang diterimanya dari Satgas Penataan Kota, ditemukan sebanyak 70 bangunan yang melanggar. “Akan ditindaki,” ujarnya saat memimpin rapat Satgas Penataan Kota Divisi Pengendalian Bangunan Gedung dan Kawasan Perumahan di ruang rapat Sekda Kota Kendari, kemarin.

Atas temuan tersebut, Ridwansyah meminta seluruh jajaran terutama Lurah dan Camat agar senantiasa memantau dan mengawasi kegiatan pembangunan yang ada disekitarnya.

”Jangan ada kesan bahwa teman-teman di wilayah tidak paham ilmu tata ruang. Apalagi kalau ada kesan bahwa itu bukan tanggungjawabnya atau tugasnya camat dan lurah. Harus diawasi,” kata Ridwansyah Taridala.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas PUPR Kota Kendari, Erlis Sadya Kencana mengatakan, kebijakan bongkar paksa dipilih lantaran pemilik bangunan tidak mengindahkan peringatan yang diberikan.

“Pelanggaran yang ditemukan berupa pelanggaran Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), sempadan dan pelanggaran pola ruang. Temuan ini sudah ditindaklanjuti berupa surat teguran pertama, teguran ke dua, surat peringatan dan akan ada penindakan,” kata Erlis. (kn)

Tinggalkan Balasan

1 komentar

  1. Kendari sekarang berbenah menuju kota metropolitan.. untuk menuju kesana ada beberapa yg harus dibenahi salah satunya adalah masalah parkir.
    Parkir di kendari sangat semraut, banyak gedung perkantoran pusat perbelanjaan sekolah yg tidak punya tempat/lahan parkir sehingga sehingga mereka parkir di bahu jalan dan itu sangat menganggu pengguna jalan yg lain.