oleh

Sulkarnain ‘Pamit’ di Teporombua Pemkot-Kendari Pos

KENDARINEWS.COM–Pasangan Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir-Siska Karina Imran bakal mengakhiri masa jabatan 9 Oktober mendatang. Kendati demikian, Sulkarnain terus menyerap aspirasi warga dalam kegiatan “Teporombua’ yang dilaksanakan di Anjungan Tambat Labuh Kendari, Rabu (21/9).

Mengawali itu, dalam kesempatan “Teporombua’ kerjasama Pemerintah Kota Kendari-Harian Kendari Pos, WaliKota Kendari Sulkarnain Kadir, mengungkapkan rasa terima kasihnya, kepada seluruh warga atas kerjasama menciptakan Kota Kendari semakin maju dan berkembang.

”Terima kasih yang setinggi tingginya, dan salam hormat kepada seluruh warga Kota Kendari. Jaga terus persatuan dan kekompakan. Saya bakal mengakhiri masa tugas pada 9 Oktober mendatang, namun itu bukan berarti kami berhenti berkarya untuk masyarakat. Semoga Allah SWT mengizinkan kita untuk selalu bersama, berkarya bersama demi kemajuan daerah kita ini,” papar Sulkarnain saat menghadiri ‘Teporombua’ di Anjungan Tambat Labuh Kendari, Rabu (21/9).

Politisi PKS itu mengungkapkan ada beberapa persoalan warga yang hingga masa akhir jabatannya belum benar benar tuntas. Diantaranya persoalan air bersih.

”Soal air bersih memang masih menjadi problem yang belum sepenuhnya diselesaikan, namun langkah langkah untuk mengantisipasi itu telah kami lakukan. Investor besar sudah ada namun kita terkendala izin dari pemerintah Konawe.” katanya.

Jika persoalan izin itu tuntas, kata Sulkarnain, maka dipastikan air bersih yang selama ini dikeluhkan warga akan tertangani. Selain itu pemerintah Kota Kendari juga telah mengadakan mesin pompa air untuk menggantikan mesin lama. ” Rencananya Oktober ini, Pompa air baru akan berfungsi, kami berharap itu akan menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan warga,” harapnya.

Persoalan lain yang mencuat saat ajang serap aspirasi warga, adalah masalah sampah yang semakin banyak, permintaan pemasangan lampu jalan, masih ada warga dibawah garis kemiskinan yang belum tersentuh Bansos, masalah kebersihan serta soal konektifitas data dukcapil. Masalah-masalah warga tersebut langsung disahuti oleh OPD terkait.

Sementara itu Direktur Kendari Pos, Irwan Zainuddin, mengatakan bahwa Kota Kendari dibawah kepemimpinan Wali Kota Sulkarnain Kadir benar benar sangat berbeda, sangat maju dan berkembang. Sulkarnain dinilai sebagai sosok pemimpin hebat yang punya visi besar.

”Perkembangannya luar biasa terjadi dan ini membuat kota Kendari sejajar dengan kota besar lainnya di Indonesia,” kata Irwan Zainuddin.

Selain itu katanya, dari segi pelayanan juga mengalami kemajuan yang signifikan. Dengan berbagai aplikasi yang disiapkan, masyarakat dapat mengaksesnya dan tidak perlu repot lagi.

”Ini menggambarkan bahwa kinerja Sulkarnain beserta jajarannya berhasil membawa perubahan besar di kota ini, kita berharap ini akan berjalan terus, ” pungkasnya.

Kegiatan Teporombua kali ini diikuti sekitar 150 warga berasal dari 4 Kecamatan, Kecamatan Puwatu, Mandonga, Kadia dan Kendari Barat. Hadir juga, lurah, camat serta kepala OPD.

‘Teporombua’ kembali akan digelar Kamis, (22/9) di Kolam Retensi Baruga dan akan diikuti 3 kecamatan yakni Kecamatan Kambu, Wua-wua dan Baruga. (kn)

Komentar

Tinggalkan Balasan