Di Kendari, Realisasi Program BIAN Rendah

KENDARINEWS.COM–Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari drg Rahminingrum mengakui, realisasi program Bulan Imunisasi Anak (BIAN) di Kota Kendari masih rendah. Penyebabnya, launching program BIAN dilaksanakan menjelang libur sekolah. Kondisi itu membuat penyaluran terganggu karena anak (siswa SD) menjalani libur. Diketahui dari 95 ribu anak yang menjadi sasaran baru 18 ribu yang sudah imunisasi.

“Siswa libur jadi tidak mendapatkan imunisasi. Kecuali ada orang tua dengan sukarela mengantarkan anaknya ke Puskesmas untuk mendapatkan imunisasi. Itu sudah termasuk balita yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap,” ungkap drg. Rahminingrum.

Rahminingrum bersyukur, pemerintah memperpanjang program BIAN yang sebelumnya berakhir 30 Juni dipenpanjang hingga 18 Juli. Meski tersisa beberapa hari lagi, pihaknya berjanji akan menggenjot program tersebut sehingga anak bisa mendapatkan imunisasi lengkap.

Pemberian imunisasi dasar lengkap bagi anak sangat penting dalam rangka melindungi anak dari penyakit berbahaya sehingga anak lebih sehat dan lebih produktif. Tak hanya itu, manfaat dari imunisasi juga jauh lebih besar dibandingkan dampak yang ditimbulkan di masa depan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dikmudora dan Kantor Kemenag untuk mengakselerasi program ini berhubung saat ini masa libur sekolah sudah berakhir,” pungkasnya. (kn)

Tinggalkan Balasan