Persoalan Sepele, Samurai Melayang

KENDARINEWS.COM–Tak terima karena diperhatikan seorang pria warga Anduonohu Kendari inisial SM (35) tega menebas dua orang tetangganya. Akibatnya, kedua korban berinisial MS (42) dan AL (51) harus mendapat perawatan medis. Pasalnya, tubuh mereka terkena sayatan tajam jenis samurai. Kini, pelaku telah diamankan Polsek Poasia dan sedang menjalani proses pemeriksaan.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi mengatakan pelaku merupakan warga di jalan Kelapa lorong Delima Kelurahan Anduonohu Kecamatan Poasia. Sementara korban MS dan AL, adalah tetangga yang tak jauh dari rumah pelaku.

Kejadian bermula sekira pukul 10.30 Wita, korban MS pulang dari membeli es batu, lewat di depan rumah pelaku yang pada saat itu sedang duduk di teras rumah. Karena merasa diperhatikan, pelaku masuk ke dalam rumah, lalu keluar lewat pintu dapur dengan memegang sebilah samurai dan langsung mengejar MS.

“Melihat pelaku memegang samurai, MS berlari menghindari pelaku. Saat berlari, MS terjatuh. Pelaku langsung mengayunkan samurai sebanyak dua kali, mengenai wajah dan jari kiri korban,” kata AKP Fitrayadi , Jumat (3/6).

Saat kejadian kata dia, AL datang untuk menolong MS. Belum sempat menolong, seketika AL dikejar pelaku dengan samurai. Di tengah pengejaran, AL terjatuh sehingga pelaku mengayunkan samurai dari arah belakang dan mengenai bagian kepala korban. “Usai menganiaya dua korban, pelaku melarikan diri,” ujar AKP Fitrayadi.

Ketika menerima laporan, Polsek Poasia langsung melakukan penyelidikan dan bergerak menangkap pelaku. Tak butuh waktu lama, pelaku berhasil ditangkal sekitar pukul 14.30 Wita, di depan sebuah hotel di kota Kendari.

Motif penganiayaan diduga karena merasa tersinggung atas gelagat korban saat melewati depan rumah pelaku. Selain itu, pelaku juga diduga mengalami stres. SM mudah tersinggung dan cepat marah atau emosi. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan. SM terancam hukuman penjara selama 2 tahun,” tandasnya. (kn)

Tinggalkan Balasan