Pemkot Kendari Menjalin Kerja Sama Bulog

Metro Kendari



KENDARINEWS.COM — Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir sangat piawai dalam bernegosiasi. Buktinya baru-baru ini, ia mampu meyakinkan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk merapel pembayaran Bantuan Sosial Pangan (BSP) bagi warga kurang mampu. Bantuan tersebut diharapkan bisa membantu masyarakat di masa pandemi Covid-19 saat ini. Terlebih dimasa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kota Lulo.

Menurut Wali Kota Sulkarnain, percepatan penyaluran BSP penting dilakukan untuk membantu masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid-19. Apalagi dimasa PPKM saat ini tidak sedikit masyarakat yang semakin kesulitan memenuhi kebutuhannya.

SULKARNAIN KADIR

“Selama ini kan dibayarnya per bulan, kami upayakan dirapel tiga bulan. Kami sudah ajukan dan direspons positif oleh Kemensos. Jadi masyarakat sudah bisa mengambil bantuannya di E-Warung. Jadi bantuannya ini berupa sembako. Para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sudah dibekali kartu khusus untuk bertransaksasi di mesin EDC (Electronic Data Capture). Jadi setelah digesek bukan uang yang keluar. Melainkan sudah terkonversi menjadi beras dan telur,” kata Sulkarnain Kadir, kemarin.

Politisi PKS Sultra ini yakin, pembayaran BSP bisa menjadi stimulus dimasa PPKM saat ini. Pihaknya pun berkomitmen untuk menjalin kerja sama dengan stakholder lainnya untuk membantu masyarakat dan mempercepat pemulihan ekonomi daerah pasca pandemi Covid-19.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kendari, Abdul Rauf mengaku keberhasilan Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir meyakinkan pemerintah pusat patut diapresiasi. Pasalnya, dengan dirapelnya BSP tahun ini, maka para penerima bisa memenuhi kebutuhan pokoknya di masa PPKM mikro saat ini.

Kendati demikian, Abdul Rauf berharap para penerima tidak langsung menarik seluruh bantuannya. Melainkan ketika akan konsumsi agar bisa lebih hemat dan bisa dimanfaatkan dalam waktu yang lama. “Bantuannya sebesar Rp200 ribu per bulan. Jadi dirapel menjadi Rp600 ribu. Tapi semua konversi dalam bentuk beras dan telur. Bantuannya sudah bisa diambil,” kata Abdul Rauf.

Mantan Kabag Kesra Pemkot Kendari ini memastikan seluruh penerima BSP yang jumlah sekira 12.998 orang yang tersebar di 11 Kecamatan sudah bisa bertransaksi di E-Warung. Bahkan pihaknya saat ini masih mengupayakan bantuan lainnya melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan lainnya.

“Biasanya bantuannya bersamaan dengan program lainnya. Kita upayakan segera dibayatkan juga agar masyarakat terpenuhi kebutuhannya dimasa PPKM saat ini. Dalam waktu dekat juga kita akan bekerjasama dengan Perum Bulog untuk pemberian bantuan serupa (BSP) kepada masyarakat kurang mampu. Bapak Wali Kota masih melobi Bulog,” kata Abdul Rauf. (ags/b)

Tinggalkan Balasan