Pembenahan Rujab Habiskan Miliaran, Wakil Ketua DPRD Sultra Mengeluh Kotor

Metro Kendari

KENDARINEWS.COM — Jumarding, mengeluhkan kondisi rumah jabatan (Rujab) yang akan dia tempati pasca dikukuhkan sebagai Wakil Ketua DPRD Sultra. Politisi Demokrat itu mempersoalkan penggunaan biaya perawatan dan pengadaan fasilitas Rujab, yang tak maksimal. Sebab saat ini kondisi Rujab tak terurus. “Bisa dikroscek kondisi rujab DPRD. Saat serah terima, sangat kotor dan tidak terawat. Padahal ada ratusan juta rupiah, anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk biaya perawatan Rujab,” kata Jumarding. Jumarding belum genap sebulan menjabat Wakil Ketua DPRD Sultra.

Selain itu, Jumarding mempertanyakan penggunaan mobil dinas di Sekertariat DPRD. Ia menduga ada kendaraan dinas, yang digunakan bukan untuk peruntukannya. Salah satunya, mobil yang dijadikan operasional salah seorang pejabat eselon empat di Sekretariat DPRD. “Semua fasilitas itu dibiayai oleh pemerintah. Tetapi fasilitas tersebut digunakan bukan pada peruntukannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Sultra, Trio Prasetyo mengungkapkan, anggaran perawatan Rujab empat pimpinan DPRD Sultra tahun 2021 hanya Rp 29 juta. Tahun 2020 tidak ada porsi anggaran untuk perawatan Rujab, karena dialihkan untuk penanganan pandemi Covid-19.
“Sebelumnya anggaran perawatan tahun 2018 dan 2019 sekira Rp 110 juta. Namun karena pandemi, tahun 2021 ini berkurang jadi Rp 29 juta,” kata Trio Prasetyo. Trio Prasetyo menjelaskan, pada tahun 2017, Rujab Wakil Ketua DPRD II yang akan ditempati Jumarding telah dibenahi dengan anggaran Rp 1 miliar lebih. (ali/c).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *