Tekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Pasang Rambu Peringatan

Metro Kendari

KENDARINEWS.COM — Angka kecelakaan lalu lintas di Sultra masih terbilang tinggi. Untuk menekan angka kecelakaan, PT Jasa Raharja turut berkoordinasi dengan instansi terkait. Tidak hanya mengedukasi masyarakat tentang tertib berlalu lintas, lembaga plat merah ini juga memasang rambu-rambu peringatan. Kepala Jasa Raharja Sultra, Abubakar Al Jufri mengatakan akan terus berusaha memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan. Saat ini, pihaknya terus melakukan beragam inisiatif. Bahkan di tahun 2020 Jasa Raharja sudah memasang rambu-rambu peringatan bagi pengguna jalan.

“Tak hanya di Kota Kendari, kami juga memasang rambu peringatan di Konawe, Kolaka dan Konawe Selatan (Konsel) terutama di daerah yang dianggap rawan terjadi kecelakaan,” katanya. Pemasangan rambu peringatan kata dia, bukan hanya di jalanan raya, namun juga di area pelabuhan dan penyerebangan. Seperti di Pelabuhan Kolaka, Pelabuhan Nusantara Kendari, Pelabuhan Pangkalan Perahu Kendari, Pelabuhan Amolengo dan Pelabuhan Torobulu Konsel.

“Ada 15 titik kita pasang. Kendari telah dipasang sebanyak 4 unit rambu, Konawe 3 unit rambu, Kolaka 3 unit rambu dan daerah lainnya. Jadi ini menyangkut keselamatan di darat dan keselamatan di laut. Agar masyarakat lebih dini mengetahui, bahwa daerah atau jalan ini rawan kecelakaan dan memang harus hati hati ketika melalui jalur itu,” terangnya.

Dalam melaksanakan tugas, Jasa Raharja tidak hanya menyerahkan santunan yang bersifat material. Lebih dari itu insan Jasa Raharja selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan dalam hal ini, jasa raharja akan selalu fokus dalam menjalankan tugas pokoknya namun tetap menghimbau kepada masyarakat khususnya pengguna jalan raya agar tetap mematuhi rambu-rambu keselamatan pada saat mengemudi atau berkendaraan tetap selamat di jalan raya.

“Harapan saya agar masyarakat mematuhi peraturan lalu lintas agar tidak terjadi kecelakaan. Tidak melawan arus, tidak menerobos lampu merah, karena kalau terjadi kecelakaan kan juga kasian. Walaupun santunan bagi yang meninggal dunia itu ada, tapi ada baiknya bila lebih berhati-hati,”pungkasnya. (c/rah)

Tinggalkan Balasan