Dishub Sultra Pacu Digitalisasi dan Rehabilitasi 3 Pelabuhan, Ditarget Rampung Desember 2026

KENDARINEWS.COM —Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah memacu transformasi besar-besaran di sektor transportasi darat dan laut pada akhir tahun 2026. Langkah strategis ini difokuskan pada percepatan digitalisasi pelayanan publik serta pembenahan menyeluruh pada infrastruktur pelabuhan guna mendongkrak konektivitas daerah dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Dishub Sultra sekaligus Sekda Sultra, Muhammad Fadlansyah, mengungkapkan bahwa digitalisasi menjadi kunci utama untuk menutup celah kebocoran retribusi di wilayah darat maupun perairan. Sebagai bentuk nyata transformasi ini, Dishub Sultra telah resmi mengoperasikan lima aplikasi pelayanan digital baru, dengan tiga instrumen utama yakni SIM OK, Si Bolang, dan Silandak.

Hingga memasuki triwulan akhir 2026, penerapan sistem digital ini terbukti efektif. Realisasi penerimaan retribusi dari target PAD sektor perhubungan dilaporkan telah sukses mencapai angka 70 persen.

Selain transformasi digital, fokus utama Dishub Sultra saat ini adalah memastikan kelancaran konektivitas antarpulau. Sebanyak tiga pelabuhan penyeberangan strategis sedang menjalani rehabilitasi total dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada Desember 2026. Ketiga pelabuhan tersebut meliputi:

Pelabuhan Baubau, Pelabuhan Torobulu serta Pelabuhan Amolengo

“Pembenahan ini sangat krusial mengingat ketiga pelabuhan tersebut merupakan urat nadi utama mobilitas masyarakat, logistik, dan penguat konektivitas antarwilayah di Sultra,” ujar pihak Dishub Sultra melalui keterangannya di RRI Kendari. Melalui peremajaan infrastruktur ini, pemerintah daerah berkomitmen membuka akses transportasi yang aman dan lancar hingga ke wilayah pelosok.

Tinggalkan Balasan