KENDARINEWS.COM-– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) menggelontorkan anggaran sebesar Rp79,3 miliar untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan tahun 2026. Total tujuh ruas jalan tersebar di empat kabupaten dengan panjang total 26,70 kilometer siap disulap menjadi lebih mulus melalui program “Jamaah” (Jalan Mulus Antar Wilayah).
Plt Kepala Dinas SDA dan Bina Marga, Pantja Widhia Justianus Tolia, menjelaskan bahwa pembangunan difokuskan pada jalan primer guna melancarkan arus logistik dan konektivitas antarwilayah.
“Kita fokus pada ruas strategis. Salah satunya ruas Kasipute–Lora–Bambaea di Bombana sepanjang 10 km dengan nilai terbesar mencapai Rp30,9 miliar, serta ruas Lambale–Ereke di Buton Utara senilai Rp15,4 miliar,” rinci Pantja.
Selain itu, akses vital juga mendapat perhatian, seperti jalan Purirano-Toronipa (Rp6 Miliar) dan akses menuju Bandara Haluoleo (Rp2,5 Miliar). Pembangunan ini dinilai sebagai investasi jangka panjang untuk menekan biaya logistik dan menstabilkan harga kebutuhan pokok.
Gubernur Minta Kualitas Terjamin
Sementara itu, Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, menegaskan agar kualitas pengerjaan tidak main-main mengingat jalan tersebut dilalui kendaraan berat. Ia meminta Inspektorat turut mengawasi agar hasilnya maksimal dan tahan lama.










































