Bupati Yusran : Sortir Benih Padi Lebih Berkualitas, Petani Sejahtera

KENDARINEWS.COM–Komitmen mendukung ketahanan pangan di Sultra dan meningkatkan kesejahteraan petani dipegang teguh Bupati Yusran Akbar. Terbukti ia mendukung penuh penggunaan mesin pemilah benih padi (rice seed sorter) dan mesin pengemasan benih (auto scale machine) oleh Balai Benih Induk (BBI) Wawotobi.

Bagi Bupati Yusran, benih padi unggul yang dihasilkan BBI Wawotobi melalui rice seed sorter akan berdampak pada peningkatan produksi padi petani sekaligus mendongkrak pendapatan petani. “Jika pendapatan petani meningkat, praktis kesejahteraan petani ikut meningkat pula,” ujarnya saat peresmian pemilah benih padi dan mesin pengemasan benih oleh Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka di BBI Wawotobi, Selasa (30/12/2025).

Prokopim Setda Konawe : Bupati Konawe Yusran Akbar (kiri) menyambut Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (kanan) dalam acara peresmian mesin pemilah benih padi dan mesin pengemasan benih di BBI Wawotobi, Selasa (30/12/2025).

Selain itu, peningkatan produksi padi petani Konawe ke depannya dapat sangat mendukung program swasembada pangan di Sultra. Bupati Yusran mengatakan, pemanfaatan teknologi pertanian modern menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

“Dengan hadirnya alat modern ini, proses sortir benih menjadi lebih cepat, lebih akurat, dan berkualitas. Dampaknya akan langsung dirasakan petani melalui peningkatan hasil produksi dan pendapatan,” ujar Bupati Yusran.

Prokopim Setda Konawe : Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (depan) dan Bupati Konawe Yusran Akbar (2 dari depan) meninjau sawah di kawasan di BBI Wawotobi, Selasa (30/12/2025).

Usai meresmikan, Gubernur ASR meninjau langsung mesin memilah benih padi. Gubernur ASR juga melihat langsung proses pengemasan benih “Sanggoleo Sultra”. Ia mengatakan oleh karena mesin tersebut hanya satu maka ke depannya mesti ditambah sehingga tujuh Balai Benih Induk (BBI) lainnya di Sultra dapat memiliki mesin serupa.

Ia meyakini, BBI yang memiliki mesin rice seed sorter dapat memberikan benih unggul kepada petani.”Dengan benih bagus, kualitas dan kuantitas produksi padi lebih bagus. Dengan demikian, target produksi dapat tercapai,” ujar Gubernur ASR sembari berharap Kabupaten Konawe dapat memproduksi 1 juta ton benih pada tahun 2026.

Prokopim Setda Konawe : Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (kiri) dan Bupati Konawe Yusran Akbar (kanan) meresmikan mesin pemilah benih padi dan mesin pengemasan benih di BBI Wawotobi, Selasa (30/12/2025).

Gubernur ASR menegaskan keoptimisannya mesin tersebut dapat mendukung peningkatan produksi benih padi di masa mendatang. “Kabupaten Konawe ini yang memiliki infrastruktur yang sudah siap dan luasan yang memadai. Begitu pun daerah lain. Ke depan, tujuh balai benih lainnya akan memiliki mesin,” ungkapnya.

Gubernur ASR menegaskan kehadiran rice seed sorter dan auto scale machine merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan daya saing benih padi unggul daerah, khususnya varietas Sanggoleo Sultra, agar mampu menembus pasar regional hingga nasional. Modernisasi peralatan ini diyakini mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan mutu produksi benih. (din)

Tinggalkan Balasan