DPRD Kota Kendari Setujui Raperda Penggunaan Kantong Plastik Sekali Pakai

KENDARINEWS.COM—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Kantong Plastik pada rapat Paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Kendari Selasa (7/1/2025). 

Aturan tersebut segera berlaku untuk menekan volume sampah plastik sekali pakai di Kota Kendari.

“Saya atas nama Pemkot Kendari mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD, dalam hal ini pansus terkait di DPRD Kota Kendari yang telah bekerja keras dalam melakukan pembahasan dengan SKPD terkait secara seksama,sekaligus memberikan persetujuan atas Raperda tentang pelarangan penggunaan kantong plastik,” ujar Pj Sekda mewakili Pj Wali Kota Kendari, Sukirman kemarin

Menurutnya, Pemkot Kendari terus berupaya untuk mengatasi permasalahan sampah, termasuk sampah plastik di Kota Kendari. 

“Plastik seharusnya tidak akan menjadi isu lingkungan jika kita memakainya dengan bijak. Karena sifatnya yang tahan lama, plastik diciptakan untuk dapat digunakan berulang kali, jika kita mau membersihkan usai dipakai dan disimpan dengan baik,” ucapnya.

Ditambahkannya, plastik akan menjadi masalah jika kita memperlakukannya sebagai barang sekali pakai dan langsung dibuang.

“Ketika masuk ke lingkungan, karena sifatnya yang tahan lama, plastik tidak akan mudah terdegradasi oleh alam dan butuh puluhan bahkan ratusan tahun untuk bisa hancur. 

Harga plastik yang sangat murah, dan gaya hidup yang ingin serba praktis serta perilaku masyrakat yang tidak mau ambil pusing terkait kelestarian lingkungan, menyebabkan plastik menjadi isu lingkungan,” bebernya.

Dijelaskan Sukirman, percepatan penuntasan masalah persampahan ini sangat membutuhkan peran serta semua pihak, terutama masyarakat, para pelaku ekonomi, dan aparat pemerintah. Salah satu cara untuk menuntaskan masalah persampahan, khususnya sampah plastik adalah dengan membatasi penggunaan plastik sekali pakai di tingkat masyrakat.

“Pembatasan penggunaan plastik sekali pakai adalah pilihan yang sangat bijak, mengingat penggunaannya yang sangat beragam, baik sebagai kemasan, kantong belanja sampai dengan alat makan,” ucapnya.

Dengan menerbitkannya Perda yang terkait pelarangan penggunaan kantong plastik sekali pakai, maka bisa mencegah potensi timbulnya sampah plastik di daerah kota Kendari.

“Peraturan ini tentunya sangat membantu bagi kami pihak eksekutif dalam rangka melakukan pengurangan sampah agar kesehatan dan lingkungan masyarakat bisa terjaga,” tandasnya.(Ers)

Tinggalkan Balasan