Lurah di Konawe “Sunat” Bantuan Rehab Rumah Warga Miskin

KENDARINEWS.COM–Oknum Lurah di kecamatan Wawotobi kabupaten Konawe berinisial RA, dituding melakukan pungutan liar (pungli) terhadap warganya yang menjadi penerima bantuan rehab rumah dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

RA diduga “menyunat” bantuan biaya rehab rumah warga miskin tersebut sebesar Rp 1,5 juta dari penerima bantuan.

Dugaan pungli itu disampaikan MI (47), Senin (5/2). MI yang kini tinggal bersama kedua orangtuanya, yakni DA dan TI.

MI menceritakan, pekan lalu dirinya didatangi oleh pihak Baznas yang menyerahkan bantuan sebesar Rp 10 juta untuk rehab rumah tidak layak huni (RTLH). Uang tersebut diserahkan secara tunai kepada MI dan keluarganya itu.

“Uang ini rencananya untuk beli seng, balok dan keperluan lainnya. Belum saya pergi belanja, dia bilang Pak Lurah RA, berikan untuk saya Rp 1 juta dulu. Katanya untuk uang tukang dan uang kopi-kopi,” ujar MI.

Usai diminta oleh Pak Lurah RA, MI pun kemudian memberikan uang sebesar Rp 1 juta yang merupakan bantuan bedah rumah dari Baznas tersebut. Tak berselang lama, MI mengaku RA kembali meminta sebesar Rp 500 ribu. Seusai mengambil uang itu, RA pun pergi dari rumah MI.

Akibat potongan dari oknum Lurahnya tersebut, MI dan keluarganya akhirnya hanya mendapat bantuan sebesar Rp 8,5 juta. Padahal seharusnya Rp 10 juta untuk biaya merehab gubuknya.

“Dia ambil itu uang, tidak pernah mi muncul disini. Dia bilang katanya untuk ongkos tukang begitu,” kesal MI.

Sementara itu, oknum Lurah RA saat dikonfirmasi enggan berkomentar banyak terkait dugaan pungli yang dilakukan terhadap warganya. RA justru mempertanyakan siapa warga yang melaporkan dugaan pungutan ini.

“Tunggu dulu, siapa yang melapor ?,” tanyanya via selular. (adi/kn).

Tinggalkan Balasan