Pj Gubernur:  Masyarakat Berperan Penting dalam Menanggulangi Stunting

KENDARINEWS.COM–Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Anda Budhi Revianto, secara konsisten memfokuskan upaya penurunan stunting di wilayah Bumi Anoa, baik dalam apel bersama para abdi negara maupun pertemuan dengan para Kepala daerah se Sultra. Angka prevalensi stunting saat ini mencapai 27,7 persen, yang menunjukkan perlunya percepatan penurunan.

“Penurunan angka prevalensi stunting harus digencarkan. Sumber daya alam Sultra sangat berlimpah, terutama penyediaan sumber protein dari ikan. Dengan hal ini harusnya angka stunting di Sultra bisa terkendali,” kata  Andap.

Selain peran aktif pemerintah, ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mengatasi stunting.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Sultra untuk ikut terlibat dalam membangun daerah ini dan memastikan bahwa ibu hamil dan anak-anak mendapatkan gizi yang cukup. Dengan bersama-sama, kita dapat mengeliminir prevalensi stunting,” ujarnya.

Sementara itu,Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sultra, J. Robert, yakin bahwa dengan dukungan dan kerjasama dari semua pihak, target penurunan prevalensi stunting sesuai harapan pemerintah pusat dapat tercapai.

“Kami di Pemprov Sultra telah melakukan berbagai langkah untuk menekan angka prevalensi stunting. Keterlibatan stakeholder terkait dan efektivitas regulasi di Kabupaten/Kota sangat penting dalam proses ini,” kata Robert.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan stakeholder sangat penting.

“Dukungan dari masyarakat dalam mengadopsi pola hidup sehat dan mempromosikan makanan lokal bergizi sangat diperlukan untuk mencapai target penurunan prevalensi stunting,” kata Robert.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, Hj. Usnia, juga menyoroti peran aktif masyarakat. “Sultra memiliki sumber daya alam yang melimpah, termasuk sumber makanan sehat. Dengan kesadaran masyarakat dalam mengonsumsi makanan bergizi, kita dapat mencegah kasus stunting,” ungkapnya.

Dalam upaya ini, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama untuk mencapai target nasional menurunkan prevalensi stunting. “Dengan langkah konkret dan kesadaran bersama, kita berharap dapat mengatasi masalah stunting di Sultra dan menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan,”pungkasnya (rah/kn)

Tinggalkan Balasan