4 Hari Operasi Zebra Anoa Polresta Kendari Temukan 914 Pelanggar Lalu Lintas

KENDARINEWS.COM–Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari mencatat 914 pelanggar lalulintas selama 7 hari pelaksanaan operasi zebra anoa. 

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polresta Kendari Ajun Komisaris Polisi (AKP) Muchsin menuturkan data tersebut terhitung sejak pelaksanaan operasi pada 4 hingga 10 September 2023.

“Rekapan data operasi zebra para pelanggar tersebut, 63 pengendara ditilang manual dan 851 pengendara terekam kamera ETLE,” kata  Muchsin, Minggu (10/9).

Muchsin menyebut sasaran operasi zebra tersebut yakni 7 prioritas yang akan dilakukan penindakan. Mulai dari menggunakan HP saat berkendara, pengemudi di bawah umur, dan berboncengan lebih dari satu orang. Kemudian, tidak menggunakan safety belt dan helm SNI, pengendara di bawah pengaruh alkohol (mabuk), melawan arus, dan melampaui batas kecepatan.

“Operasi ini dilakukan untuk menekan tingkat kecelakaan serta terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalulintas di Kota Kendari,” ujar Muchsin. 

Selama operasi, Muchsin mengatakan penindakan dilakukan pada saat personel melakukan kegiatan preentif, pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli (turjawali) ditemukan adanya pelanggaran kasat mata.

“Target operasi patuh ini untuk menurunkan angka pelanggaran lalulintas, menurunkan angka kecelakaan serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalulintas,” ungkapnya.

Lanjut Muchsin, pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat pengguna kendaraan bermotor untuk selalu tertib dan mematuhi peraturan dalam berlalulintas.

Diketahui, selama 7 hari pelaksanaan operasi tercatat 3 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan 6 orang korban luka ringan. 

“Operasi ini juga bagian dari edukasi keselamatan berkendara dan mencegah fatalitas kecelakaan lalulintas,” pungkasnya. (ali/kn). 

Tinggalkan Balasan