Pansus DPRD dan 17 Pemda Godok Perda RTRW 

KENDARINEWS.COM–Sengkarut Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sulawesi Tenggara mulai terpecahkan. DPRD Sultra melalui Panitia Khusus (Pansus) bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) 17 Kabupaten dan Kota se Sultra yang menangani persoalan RTRW, membahas secara mendalam polemik tersebut. 

Ketua Pansus DPRD Sultra Fajar Ishak mengatakan, pembahasan sinkronisasi RTRW yang disusun tim Provinsi dengan RTRW 17 Kabupaten dan Kota se Sultra, bermuara menghasilkan Peraturan Daerah (Perda) tentang RTRW Provinsi Sultra. 

“Rapat Pansus DPRD Sultra, dalam rangka pembahasan substansi rancangan peraturan daerah tentang rencana tata ruang wilayah Provinsi Sultra dimulai 23-28 Agustus,” kata Fajar Ishak, Senin (28/8).

Dalam rapat ini, kata dia, beberapa data yang diajukan tim penyusun Pemprov Sultra, terkoreksi oleh Pansus. Perwakilan 17 Kabupaten dan Kota yang hadir juga mensinkronkan data rencana RTRW Provinsi Sultra. OPD yang diundang adalah Kepala Bappeda Kota dan Kabupaten se Sultra, atau OPD yang membidangi terkait dengan RTRW. Pihaknya juga mengundang Balai jalan, sungai, transportasi dan Balai lainnya yang menjadi perwakilan pemerintah pusat. 

“Output dari rapat ini yakni bermuara pembentukan Peraturan Daerah (Perda). Semua materi yang disepakati dalam rapat ini, akan dibawa dalam rapat paripurna DPRD Provinsi untuk penetapan rencana pembentukan Perda RTRW Provinsi,” tutur Fajar Ishak. 

Politisi Partai Hanura itu menargetkan rapat paripurna pembentukan Perda RTRW Provinsi tuntas 31 Agustus. Setelah ditetapkan, kemudian dibawa ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang /Badan Pertanahan Nasional. 

“Di pusat akan ada proses atau tahap-tahap yang akan dilalui. Nantinya kami menunggu undangan untuk sinkronisasi antara yang kami ajukan dengan kebijakan pemerintah pusat,” tandas Fajar Ishak. (ali/kn)

Tinggalkan Balasan