Korupsi Bandara Busel, Kajari: Secepatnya Akan ada Kepastian Hukum

KENDARINEWS.COM–Tim jaksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Buton terus berupaya mengungkap kasus dugaan korupsi penyusunan dokumen studi kelayakan bandara kargo di Buton Selatan (Busel).

Pemeriksaan saksi-saksi dari vendor sudah dituntaskan. Kini, jaksa penyidik akan meminta keterangan saksi ahli. Kejari Buton terus mencari dalang utama dugaan korupsi bandara kargo di Dinas Perhubungan Busel tahun anggaran 2020.

“Kalau (pemeriksaan saksi-saksi) vendor sudah selesai. Sekarang penyidik sedang mengevaluasi keterangan mereka. Intinya jalan terus kok. Tidak ada kata diperlambat. Justru penyidik sudah bekerja sesuai SOP. Penyidikannya diperpanjang karena saksinya banyak, tapi sekarang sudah masuk di akhir-akhir (pemeriksaan saksi,red),” ujar Kepala Kejari Buton, Ledrik
V.M. Takaendengan di ruang kerjanya, Selasa (4/7), kemarin.

Kajari Buton, Ledrik menegaskan, setelah keterangan saksi dari vendor,penyidik akan meminta keterangan saksi ahli dalam pekan ini. “Sudah diagendakan. Permintaan keterangan saksi ahli ini yang terakhir. Soal berapa orang, akan berkembang sendiri sampai dirasa cukup,” ungkapnya.

Kajari Ledrik memastikan akan menjawab keraguan dan penantian publik terhadap pencarian dalang dari dugaan
korupsi tersebut. Komitmennya tak berubah, memberantas korupsi di wilayah hukumnya.

“Saya tegaskan sekali lagi. Secepatnya kasus ini akan mendapat kepastian hukum,” tegasnya.

Terpisah, praktisi hukum di Kabupaten Buton, Apriluddin, SH berpandangan jika proses penyidikan dugaan korupsi
belanja jasa konsultansi penyusunan dokumen studi kelayakan bandara kargo terlalu lama. Sebab, Perda Nomor: 39 tahun 2010 Tentang Tata Cara Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi menegaskan jika penyidikan kasus hanya butuh
waktu 60 hari.

“Sementara penyidikannya kasus ini mulai akhir April.
Sekarang sudah bulan Juli. Belum ada penetapan tersangka,”
ujar Apriluddin.

Pria yang karib disapa April itu mempertanyakan komitmen Kejaksaan yang sudah disuarakan di media berulang kali bahwa akan mengawal kasus ini hingga tuntas. “Kajati juga sudah berstatement bahwa kasus ini segera diungkap siapa koruptornya. Dan publik di Busel sangat menunggu kejelasan dari kasus ini,” tuturnya.

Lanjut dia, bahkan Kajari Buton dalam keterangan persnya sudah memberi sinyal pelakunya sudah mengerucut ke siapa, setelah pemeriksaan saksi dari OPD Pemkab Busel. Artinya alat bukti sudah cukup untuk menetapkan tersangka

“Publik tidak ingin kasus ini berlarut,” pungkasnya. (Lyn/kn)

Tinggalkan Balasan