Ali Mazi Sukses Kembangkan Sektor Pertanian di Sultra

Ali Mazi: Penghargaan Satyalencana Wirakarya dari Presiden jadi Motivasi

KENDARINEWS.COM — Kinerja Gubernur Sultra, Ali Mazi dalam membangun sektor pertanian dan perkebunan dianggap sukses oleh pemerintah pusat. Atas prestasinya, Ali Mazi mendapat penghargaan Satyalencana Wira Karya dari Presiden Joko Widodo.

Gubernur Sultra, Ali Mazi (tengah) menghadiri Penas KTNA XVI/2023 di Padang, Sumatera Barat

Penghargaan Satyalencana Wira Karya diserahkan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo kepada Gubernur Ali Mazi pada acara Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) XVI/2023 di Lanud Sutan Syahrir, Kota Padang, Sumatera Barat. “Tanda kehormatan Satyalencana Wira Karya, diberikan pemerintah kepada tokoh yang telah memberikan darma bakti besar kepada negara dan bangsa Indonesia, sehingga menjadi teladan bagi orang lain,” ungkap Presiden Jokowi melalui Mentan Syahrul Yasin Limpo.

Gubernur Ali Mazi mendampingi Mentan saat panen raya di Kabupaten Koltim beberapa waktu lalu

Gubernur Sultra, Ali Mazi mengapresiasi penghargaan dari Presiden Jokowi. Menurutnya, Satyalencana Wirakarya dari Presiden menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi. “Sebenarnya, penghargaan ini lebih tepat diberikan kepada masyarakat Sultra, khususnya petani dan stakeholder bidang pertanian. Prestasi membanggakan ini, harus menjadi motivasi agar sektor pertanian Sultra, bisa lebih baik lagi dan target swasembada pangan bisa terealisasi,” ungkap Ali Mazi.

Gubernur Sultra dua periode ini berharap, melalui penghargaan ini, dapat membangkitkan semangat para petani dan stakeholder pertanian di Provinsi Sultra, agar dapat terus meningkatkan produksi pertanian, khususnya pertanian tanaman pangan. “Itu yang kita harapkan,” ujarnya.

Gubernur Sultra, Ali Mazi bersama sejumlah kepada daerah penerima penghargaan Satyalencana Wira Karya.

Ketua DPW Partai NasDem Sultra itu menjelaskan, penghargaan Satyalencana Wira Karya diraih berkat kebijakan Pemprov Sultra yang telah membangun jalan usaha tani di 17 kabupaten/kota di Sultra. Selain itu, berhasil mempertahankan surplus beras dalam kurun waktu 2019-2022. Tak hanya itu, Gubernur Ali Mazi menginisiasi dan mengembangkan tanaman sorgum dan porang di 17 kabupaten/kota, selama masa pandemi Covid-19, sejak tahun 2020 hingga 2023 sebagai pangan alternatif. “Selain itu, Pemprov Sultra juga secara aktif menyediakan sarana berupa alat mesin pertanian pra dan pasca panen. Bahkan di sektor perkebunan kita telah banyak melakukan ekspor hasil perkebunan, seperti mete, minyak sawit dan kakao,” jelasnya.

Gubernur Sultra, Ali Mazi saat menghadiri panen raya di Kabupaten Konawe beberapa waktu lalu.

Pada aspek lain, Pemprov Sultra oleh pemerintah pusat dinilai berhasil meningkatkan populasi sapi potong dalam 2 tahun terakhir sebanyak 7,4 persen dan rata-rata 6,8 persen. Bahkan dalam kurun waktu 5 tahun (2018-2022) realisasi produksi ternak sapi potong keluar daerah sebanyak 10.649 ekor. “Tentu meski saat ini potensi pertanian dan perkebunan kita mendapat apresiasi namun ini jangan membuat kita berbangga. Tetapi jadikan ini batu loncatan untuk memperlihatkan progres yang lebih baik lagi ke depan,” imbuhnya. (adv)

Tinggalkan Balasan