DLH Sultra Fokus Verifikasi Akreditasi Laboratorium dan Penegakan Gakkum

KENDARINEWS.COM–Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Tenggara tahun ini bakal fokus pada dua kegiatan utama yakni Pengamanan dan Penegakan Hukum (Gakkum) mengenai lingkungan hidup dan mendorong akreditasi laboratorium guna peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Kepala DLHK Provinsi Sultra, Andi Makkarawu mengatakan, saat ini ada dua konsen dari DLH Sultra, pertama terkait penegakan hukum (Gakkum) lingkungan hidup dan kedua mengenai penerimaan PAD dari laboratorium.

“Saat ini untuk laboratorium di DLH kita sementara dorong untuk akreditasi  dan Insyaallah April mendatang hasil akreditasinya keluar. Sebab meskipun peralatan di laboratorium lengkap, namun bila tak ada akreditasi maka percuma, “ujarnya.

Ia menjabarkan, saat ini langkah yang dilakukan untuk mempercepat akreditasi telah dilakukan. Bahkan pihaknya sudah memanggil tim assesor dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan telah dinilai. 

” Dari hasil penialain itu, ada sekira 17 temuan dan kami sudah upload 14 untuk  perbaikan. Tinggal tiga lagi yang masih proses perbaika  dan kita harap dalam bulan Maret ini bisa kita selesaikan. Sebab dengan terakreditasinya laboratorium DLH tentu dapat menjadi salah satu penyumbang PAD Sultra, “jelasnya.

Menurutnya, saat ini DLH memiliki alat uji yang cukup lengkap di Laboratorium khususnya alat uji emisi air, tanah dan udara. “Kita punya semua alat uji ini. Tapi semua ini masih dalam proses akreditasi. Bahkan dalam akreditasi awal ini kita baru akreditasi alat uji air. Yang lainya nanti menyusul secara bertahap, ” bebernya. 

Sementara itu, untuk konsen lainya mengenai Gakkum lingkungan hidup tentu perlu menjadi fokus saat ini. Mengingat  masalah lingkungan hidup di Sultra tentu perlu menjadi perhatian. Sebab urusan lingkungan hidup menjadi sangat staregis dalam mengawal perumusan tujuan dan sasaran pembangunan daerah agar tetap sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. 

“Untuk menghadapi isu-isu lingkungan hidup harus ada aksi pengendalian, mitigasi, dan pemulihan fungsi lingkungan hidup pada semua sektor. Sejalan dengan itu, saat ini setiap perusahaan  yang ingin mengambil izin lingkungan hidup prosesnya sudah sangat ketat. Karena masalah lingkungan hidup kini kian kompleks, “ucapnya.

Tahun ini, kata dia sesuai tugasnya  Gakkum akan terus di dorong untuk melaksanakan kegiatan penurunan gangguan, ancaman, dan pelanggaran hukum lingkungan hidup di Sultra.

 ” Selain pengawasan rutin, juga dapat dilakukan pembinaan melalui instrumen penilaian kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup. Kita berharap melalui Gakkum masalah lingkungan hidup di wilayah kita dapat lebih teratasi, “pungkasnya.

Sementara itu, ditempat yang sama Wakil Direktur Kendari Pos, Awal Nurjaddin mengaku akan selalu mendukung dan membantu pengawasan lingkungan hidup di Sultra melalui publikasi. ” Kami tentu akan selalu mendukung dan mensuport setiap langkah-langkah positif yang dilakukan DLH Sultra terlebih terkait masalah lingkubgan hidup, “ujarnya.(kn) 

Tinggalkan Balasan