oleh

Dosen Unsultra Edukasi Masyarakat Lainea Melalui Pembuatan Kripik Nanas

KENDARINEWS.COM–Untuk meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat, dosen Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) yang berangotakan Ir. I Wayan Puguh, Dr. Haidir Amin, SP, M.Si, Dr. Ir. La Panga, M.Si, Ruksanan, S.TP, M.Si, Hastian, S.TP, M.Si, dan Erni Danggi, SP, M.S melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Laeya, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan. Kegiatan itu untuk mengedukasi para warga desa Laeya tentang pengelolaan buah nanas menjadi keripik dan kerupuk yang memiliki nilai jual.

Ketua Tim Pengabdian, Ir. I Wayan Puguh mengungkapkan, buah nanas mempunyai kandungan gizi yang tinggi dan merupakan produk hasil pertanian yang cukup potensial untuk dikembangkan menjadi produk olahan yang dapat diandalkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan sentuhan teknologi yang tepat, buah nanas dapat diolah menjadi produk-produk makanan olahan awetan yang bergizi berupa produk olahan nenas yang disukai oleh anak-anak maupun orang dewasa.

“Karena masih rendahnya pengetahuan masyarakat tentang diversifikasi pengolahan buah nanas menjadi produk olahan lanjutan maka diperlukan suatu kegiatan yang dapat menambah pengetahuan masyarakat tentang produk olahan yang dapat dikembangkan dari buah nanas berupa keripik dan kerupuk  nenas serta dan cara pengemasan sehingga nilai ekonomis buah nanas dapat ditingkatkan,” ujarnya.

Ia mengatakan, tujuan kegiatan tersebut dilakukan untuk memperkenalkan dan memberikan pengetahuan tambahan kepada masyarakat di Desa Laeya tentang teknologi pengolahan buah nanas menjadi produk olahan seperti kerupuk dan keripik , sehingga dapat meningkatkan masa simpan dan nilai ekonomis dari buah tersebut.

“Dengan adannya pengabdian ini, masyarakat terutama kelompok Wanita tani dan PKK  dapat mengetahui dan menerapkan teknologi pengolahan buah nanas menjadi kerupuk nenas dan keripik serta cara mengemasannya , sehingga diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan industry kecil dan industri rumah tangga di Desa Laeya Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe selatan,” harapnya.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan oleh Fakultas Teknologi Pertanian, Program Studi Teknologi Hasil Pertanian dengan tema “Industri Kreatif Pengolahan Buah Nanas Menjadi Varian Keripik dan Kerupuk Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Di Desa Laeya, Kacamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan.

Sementara itu, salah satu anggota tim pengabdian, Dr. Haidir Amin, SP, M.Si menerangkan, dalam kegiatan pengabdian tersebut, pihaknya juga melibatkan 4 orang mahasiswa dari Program Studi Teknologi Hasil Pertanian guna membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan. Selain itu, kegiatan pengabdian ini menggunaka dana internal kampus, olehnya itu, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Rektor Unsultra Prof. Dr. H. Andi Bahrun yang telah mendukung kegiatan pengabdian ini untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat di Desa Laeya

Sambungnya, selain kami mengajarkan bagaimana cara mengolah buah nanas menjadi kerupuk dan keripik, pihaknya juga mengajarkan bagaimana cara pengemasan keripik dan kerupuk dan cara pemasarannya. Kamudian pihaknya juha mengajarkan kepada warga di Desa Laeya tentang cara menanam nanas agar menghasilkan buah yang berkualitas.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang telah mendukung dan terlibat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sehingga dapat berjalan dengan lancar. Kami berharap melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat membantu dan meningkatkan ekonomi serta kesejahteraan para masyarakat di Desa Laeya,” harapnya.(rah/kn)

Komentar

Tinggalkan Balasan