oleh

Tiga Proyek Strategis AMAN Tuntas Desember

KENDARINEWS.COM–Tiga mega karya pasangan Gubernur Sultra Ali Mazi dan Wakil Gubernur Lukman Abunawas (Aman) pembangunannya sudah mencapai tahap akhir

Dua mega karya yakni jalan wisata Kendari-Toronipa dan Rumah Sakit Jantung Oputa Yi Koo sudah mencapai 95 persen. Dua proyek itu ditargetkan rampung 100 persen pada bulan Desember.

“Kalau kita merujuk pada kontrak ketiga mega proyek gubernur dan wakil gubernur, itu sudah harus selesai Desember 2022, baik jalan wisata Kendari Toronipa, Rumah Sakit Jantung dan gedung perpustakaan,” ujar Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sultra, Johanes Robert Maturbongs kemarin.

Berdasarkan informasi yang diperolehnya, progres proyek jalan wisata Kendari-Toronipa itu sekira 95 hingga 98 persen. Begitupula dengan Rumah Sakit Jantung. Laporan perkembangan terakhir progresnya berada di angka 90-an persen.

“Sementara untuk gedung perpustakaan, sudah lama rampung. Hanya saja masih ada beberapa item yang harus diintervensi, baik infrastruktur, tatakelola pelayanannya maupun penataan fungsi interior bangunan. Ini masih membutuhkan waktu agar bisa dioptimalkan. Tapi kalau untuk perpustakaannya sendiri sudah berfungsi saat ini,” ungkap Robert.

Menurut Robert, Pemprov Sultra ingin tiga mega proyek karya Aman tersebut diresmikan Presiden Joko Widodo. Hanya saja itu harus disesuaikan dengan kesiapan Pemprov Sultra dan agenda Presiden yang dikoordinasikan dengan protokol atau staf kepresidenan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sultra, Burhanuddin mengatakan, progres proyek jalan wisata Kendari-Toronipa sekira 98,8 persen.

“Tinggal 1,2 persen pekerjaan yang harus dituntaskan. Yakni pengaspalan jembatan dengan pekerjaan minor lainnya. Seperti drainase dan median jalan. Sebenarnya tinggal dirapikan dan dipasang untuk pekerjaan minor ini. Hanya yang esensial itu adalah aspalnya. Karena ada perubahan dari penggunaan aspal minyak dialihkan ke Aspal Buton murni,” ujar Burhanuddin.

Penjabat (Pj) Bupati Bombana itu menargetkan proyek jalan wisata Kendari-Toronipa dapat dirampungkan akhir November 2022 ini. Burhanuddin menegaskan proyek jalan wisata itu sejatinya dapat dituntaskan pada Oktober lalu, sesuai waktu masa adendum.

“Hanya karena adanya kebijakan baru, dan menindaklanjuti arahan Presiden agar aspal Buton digunakan dalam proyek jalan khususnya di Sultra. Gubernur menindaklanjuti arahan Presiden dan pengaspalan jalan Toronipa dapat menggunakan aspal murni Buton,” imbuhnya.

Dengan adanya kebijakan tersebut, pengerjaan pengaspalan jembatan sekira 900 meter itu kembali diperpanjang sampai November ini. “Adapun volume aspal Buton murni yang kita butuhkan sekira 2.300 ton. Ini untuk pengaspalan jembatan sepanjang 900 meter,” kata Burhanuddin.

Terpisah, Kepala Dinas Cipta Karya Bina Kontruksi dan Tata Ruang Pemprov Sultra, Pahri Yamsul mengatakan, progres pembangunan RS Jantung sudah mencapai 90 persen. “Saat ini tinggal fokus pemasangan alat kesehatan (Alkes) dan perampungan pemasangan Mekanikal Elektrikal (ME),” ujarnya.

Jika tak ada aral melintang, proyek RS Jantung setinggi 17 lantai tersebut tuntas Desember 2022. Sedangkan gedung perpustakaan bertaraf internasional sudah lama rampung. “Untuk kontruksi bangunan sudah lama selesai, kita sudah serahkan kepada Dinas Perpustakaan untuk persiapan peresmian. Soal waktu mereka yang tentukan. Saat ini perpustakaan itu sudah difungsikan,”tutup Pahri Yamsul. (kn)

Komentar

Tinggalkan Balasan