oleh

Data KPM tak Terupdate, Bansos Salah Sasaran

KENDARINEWS.COM– Seyogyanya warga yang merasa dirinya mampu, berlapanglah untuk tidak mengambil yang bukan haknya. Itu gambaran pembagian bantuan sosial (bansos) di Kota Kendari yang diduga salah sasaran.

Data keluarga penerima manfaat (KPM) yang belum di update menjadi biang kerok. Pasalnya ada penerima manfaat yang tak lagi layak menerima bansos.

Kepala Dinsos Kota Kendari Abdul Rauf mengatakan untuk memastikan kebenaran informasi itu, pihaknya akan menelusuri dan melakukan verifikasi data penerima.

“Sudah ada 20 orang yang melapor. Mereka berasal dari beberapa kelurahan. Aduannya hampir sama, ada penerima bantuan yang tidak layak,” beber Abdul Rauf, Senin (8/8).

Untuk menghindari kecurigaan, ia meminta pihak kelurahan lebih transparan dalam penyaluran bansos. Nama penerima bansos tak boleh ditutupi. Bila perlu, nama penerima diumumkan dan ditempel di kantor kelurahan setiap penyaluran bansos.

“Nantinya, warga tidak akan bertanya-tanya lagi. Apakah mereka termasuk sebagai penerima bansos atau tidak? Di sisi lain, warga bisa mengetahui nama penerima bansos yang sudah tak layak. Kalau ada KPM yang merasa sudah tak layak tinggal laporkan,” ujar mantan Kabag Kesra Pemkot Kendari ini.

Selain itu, pihaknya meminta sikap kooperatif penerima bansos yang sudah tak layak. Jika merasa mampu, segera laporkan supaya bisa dicoret dari daftar penerima. Pasalnya, masih banyak warga yang mengantri mendapat bantuan.

Penyaluran bansos kata dia, dilakukan secara terpadu baik unsur pengawasannya, perencanaannya, distribusi hingga identitas penerima bantuan. Proses penyalurannya sama baik Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan bansos lainnya. (win/kn)

Komentar

Tinggalkan Balasan