Sultra Terapkan PTM 100 Persen

KENDARINEWS.COM–Pemprov Sultra dan Pemkot Kendari mengizinkan proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. Namun dengan catatan, penerapan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 secara ketat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Asrun Lio mengatakan PTM 100 persen dilaksanakan berdasarkan penyesuaian Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri yang mengatur tentang Panduan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

“Kebijakan ini dikeluarkan untuk memaksimalkan pembelajaran yang selama ini dilaksanakan secara daring. PTM 100 persen dinilai paling efektif untuk memulihkan pendidikan kita. Di samping itu PTM 100 persen dilaksanakan karena kondisi pandemi Covid-19 di Sulawesi Tenggara sudah terkendali,” ujar Kadis Dikbud Sultra, Asrun Lio, Senin (18/7), kemarin.

Asrun Lio yang juga Pj.Sekda Sultra menjelaskan meski telah mengizinkan seluruh satuan tingkat pendidikan menggelar PTM 100 persen, pihak sekolah harus menerapkan Prokes pencegahan Covid-19 secara ketat. Seluruh warga sekolah wajib menggunakan masker.

Di sisi lain, Asrun Lio meminta seluruh tenaga pengajar dan tenaga kependidikan di Sultra untuk mendapatkan vaksin booster untuk mencegah penularan Covid-19. “Guru-guru kita upayakan sudah vaksin. Peserta didik juga demikian,” kata Asrun Lio.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari, Hasyim mengatakan, PTM 100 persen sudah berlaku di Kota Kendari sejak 18 Juli, kemarin. Pelajar diperbolehkan mengikuti proses belajar mengajar secara langsung di sekolah dengan menerapkan prokes ketat. “Sesuai regulasi sudah bisa tatap muka,” kata Hasyim.

Seluruh pelajar diminta untuk menggunakan masker saat ke sekolah dan adanya pendampingan dari orang tua bagi murid kelas 1 SD.

Saat proses PTM, jika ada peserta didik yang sakit dan diduga kuat terpapar Covid-19 maka proses pembelajaran akan dihentikan sementara. Pembelajaran akan dimulai kembali ketika mendapatkan izin dari Dinas Kesehatan.(kn)

Tinggalkan Balasan