oleh

Pelajar Bawa Sabu Dicokok Polisi

KENDARINEWS.COM–Peredaran barang haram narkotika kian merajalela. Jika sebelumnya polisi bekuk oknum ASN, kini penegak hukum itu mencokok seorang pelajar berinisial MA (17). Pelajar asal Kabupaten Muna itu dibekuk tim unit lidik Satresnarkoba Polres Muna karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu seberat 17,56 gram.

Kapolres Muna AKBP Mulkaifin melalui Kasat Narkoba IPTU Junaedi mengatakan, tersangka MA dijerat pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

“MA kini telah digiring ke Polres Muna, guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Iptu Junaedi Senin (27/6).

IPTU Junaedi menjelaskan, pelaku MA ditangkap di jalan Gatot Subroto, Kelurahan Laiworu, Kecamatan Batalaiworu. Saat penangkapan, polisi menemukan barang bukti (BB) 41 saset berisi kristal bening diduga berisi sabu dengan berat bruto 17,56 gram. “BB lainnya satu buah handphone merk vivo warna putih,” ujarnya.

Penangkapan MA, berawal dari informasi masyarakat tentang adanya peredaran gelap sabu di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Atas dasar informasi tersebut, polisi kemudian melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, tak butuh waktu lama, pelaku berhasil ditangkap tepatnya depan Mesjid An Nur.
“Pengakuan pelaku, sabu tersebut rencananya akan diperjualbelikan kembali dengan cara ditempel berdasarkan arahan dan petunjuk dari pemilik sabu. Di sini pelaku berperan sebagai tukang tempel, sesuai arahan dari pemilik barang,” bebernya

Saat ini, polisi akan terus melakukan pengembangan kasus untuk mendeteksi oknum pelaku lainnya. Yang mana, oknum tersebut yang bertindak memerintahkan MA mengedarkan barang haram tersebut. (kn)

Komentar

Tinggalkan Balasan