PHK Sepihak Masih Marak, Disnakerprin akan Sosialisasi UU PHI

KENDARINEWS.COM — Kasus perselisihan hubungan industrial (PHI) di Kota Kendari masih marak. Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian (Disnakerperin) mencatat 32 kasus pemutusan hubungan kerja tahun ini. Karena itu, Dinaskerperin bakal menyosialisasikan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang penyelesaian PHI.

Kabid Perselisihan Bidang Industrial dan Jamsostek Disnakerperim Kendari, Susianti Hafid mengungkapkan, tingginya kasus PHI di Kota Kendari disebabkan masih minimnya pengetahuan pemilik perusahaan (manager) terkait hubungan industrial.

Oleh karena itu, pihaknya merasa perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi bagi perusahaan.

Susianti Hafid

Sesuai jadwal, sosialisasi UU penyelesaian PHI bakala dilaksanakan Maret ini.

“Karena masih pandemi Covid-19, jadi pesertanya ada dua angkatan. Setiap angkatan ada 25 perwakilan perusahaan,” ungkap Susianti.

Susianti berharap, edukasi soal UU penyelesaian PHI diharapkan bisa menyeadarkan para pelaku usaha agar mengetahui dan memahami kewajibannya.

“Yang sering terjadi sekarang adalah perselisihan hak dan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Dan itu miris juga, masih ada perusahaan tidak peduli terhadap karyawannya. Dikeluarkan begitu saja tanpa ada hak yang diberikan,” pungkas. (ags/b)

Tinggalkan Balasan